BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program Prioritas: Fokus pada Pangan, Sawah Baru, dan Desa Nelayan

Adelia Syafitri - Rabu, 10 September 2025 09:05 WIB
Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program Prioritas: Fokus pada Pangan, Sawah Baru, dan Desa Nelayan
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (9/9/2025). (Foto: BPMI Setpres/Kris)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (9/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan perlunya percepatan pelaksanaan program-program prioritas nasional, khususnya di sektor pangan dan pemberdayaan desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa Presiden menyoroti masih adanya kendala birokrasi yang menghambat implementasi program pemerintah di berbagai sektor.

"Arahan Bapak Presiden, semua program harus dipercepat pelaksanaannya. Tidak boleh ada hambatan hanya karena urusan kertas atau regulasi teknis," ujar Zulhas dalam keterangan pers usai rapat.

Dalam sektor pangan, pemerintah menargetkan dua langkah besar: optimalisasi lahan pertanian eksisting serta pengembangan lahan baru untuk sawah di berbagai wilayah.

Beberapa lokasi prioritas pembangunan lahan pertanian baru mencakup Wanam (Papua), Sumatra Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Di Wanam, infrastruktur penunjang seperti jalan dan pelabuhan disebut telah hampir rampung.

Namun, persoalan administratif seperti tata ruang masih perlu diselesaikan.

"Sudah ada Tim Terpadu (Timdu), dan sekarang kami percepat percepatan perubahan fungsi lahan agar segera bisa digunakan untuk pertanian," jelas Zulhas.

Selain produksi beras dan karbohidrat, pemerintah turut menyoroti kebutuhan masyarakat akan asupan protein.

Salah satu program besar adalah pembangunan tambak udang dan perikanan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Zulhas menyebutkan bahwa KKP diminta mempercepat pembangunan 20.000 hektare tambak pada tahun ini sebagai bagian dari target jangka menengah sebesar 70.000 hektare.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru