JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (21/11/2025), seiring aksi profit taking sejumlah investor menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pukul 09.06 WIB, IHSG terkoreksi 0,10% ke level 8.411,27.
Sejumlah saham unggulan menjadi penahan laju indeks, antara lain PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) yang melemah 1,75% ke Rp14.050, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turun 1,37% ke Rp3.590, dan PT Astra International Tbk. (ASII) terkoreksi 0,78% ke Rp6.375.
Sementara saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melemah 0,67%, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) 0,39%, dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) 0,36%.
Di sisi lain, beberapa saham justru mencatat penguatan. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) memimpin dengan kenaikan 1,41% ke Rp100.900 per lembar, disusul PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) naik 0,90%, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) naik 0,55%.
Sementara dari jajaran saham LQ45, pelemahan dipimpin oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang terkoreksi 1,56%, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) turun 1,54%, serta PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) melemah 1,03%.
Di sisi lain, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) mencatatkan penguatan signifikan sebesar 5,17%, diikuti PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) naik 4,44%, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik 1,89%.
Faktor tersebut antara lain penahanan suku bunga oleh Bank Indonesia serta dukungan likuiditas untuk pertumbuhan kredit perbankan.
"Namun menjelang akhir pekan ini, IHSG diproyeksi mengalami koreksi sehat terlebih dahulu karena mewaspadai aksi profit taking investor," ujar Reza dalam risetnya.
Dari total konstituen, sebanyak 233 saham menguat, 251 saham melemah, dan 472 saham stagnan pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Disclaimer: Berita ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.*