SP3 Terbit untuk Tiga Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Alasan Restorative Justice
JAKARTA Polisi menghentikan penyidikan terhadap tiga tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) set
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pergerakan harga rata-rata nasional komoditas pangan di Indonesia terpantau beragam pada Selasa (13/1/2026).
Data dari panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 08.10 WIB mencatat, sebagian besar harga beras, bawang, dan cabai turun, sementara beberapa komoditas seperti daging sapi murni justru mengalami kenaikan.
Harga beras premium turun 1,04% menjadi Rp15.406 per kilogram.Baca Juga:
Beras medium juga lebih murah 2,26% ke Rp13.450 per kilogram, sedangkan beras SPHP Perum Bulog turun 0,79% ke Rp12.375 per kilogram.
Sementara itu, beras medium non-SPHP turun 2,01% menjadi Rp13.546 per kilogram, dan beras khusus lokal turun 1% ke Rp15.662 per kilogram.
Komoditas lain seperti jagung peternak turun signifikan 4,69% ke Rp6.602 per kilogram, sedangkan kedelai biji kering impor naik tipis 0,77% menjadi Rp10.912 per kilogram.
Harga bawang merah turun 5,23% menjadi Rp41.165 per kilogram, dan bawang putih bonggol turun 3,28% ke Rp37.233 per kilogram.
Tren penurunan juga terjadi pada cabai: cabai merah keriting turun 10,22% ke Rp35.780 per kilogram, cabai merah besar turun 7,47% ke Rp34.965 per kilogram, dan cabai rawit merah turun 8,07% menjadi Rp48.575 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi murni naik 1,75% menjadi Rp138.080 per kilogram.
Daging ayam ras turun 0,62% ke Rp38.880 per kilogram, dan telur ayam ras turun 0,74% menjadi Rp30.857 per kilogram.
Harga gula konsumsi turun tipis 0,12% ke Rp18.033 per kilogram, garam konsumsi turun 5,05% menjadi Rp10.871 per kilogram.
Harga tepung terigu curah turun 4,73% ke Rp9.241, sementara tepung terigu kemasan turun 3,8% menjadi Rp12.420 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga kemasan turun 1,87% menjadi Rp20.578 per liter, minyak curah turun 2,64% ke Rp17.172 per liter, sedangkan Minyakita turun 2,37% menjadi Rp17.232 per liter.
Di sektor perikanan, harga bergerak beragam. Ikan kembung naik 0,91% ke Rp45.000 per kilogram, ikan tongkol turun 0,93% ke Rp36.665 per kilogram, dan ikan bandeng turun 4,13% menjadi Rp35.261 per kilogram.
Harga daging kerbau beku impor turun 7,53% ke Rp100.634 per kilogram, sedangkan daging kerbau segar lokal naik 5,71% menjadi Rp147.500 per kilogram.
Pergerakan harga pangan nasional hari ini menunjukkan tren penurunan pada sebagian besar komoditas kebutuhan pokok, terutama beras, bawang, cabai, dan minyak goreng.
Namun, kenaikan harga daging sapi dan kerbau menjadi perhatian bagi konsumen yang memprioritaskan protein hewani.*
(bi/ad)
JAKARTA Polisi menghentikan penyidikan terhadap tiga tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) set
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali bergerak naik pada perdagangan Sabtu (18/4/2026). Kenaikan tercatat seb
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memutuskan untuk menunda sementara penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS). K
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz telah kembali dibuka untuk pelayaran kapal komersial, menyusul meredanya ketegangan di kawas
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu (18/4/2026). Kenaikan terjadi pada sejumlah jen
EKONOMI
MAGELANG Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan arahan langsung kepada para Ketua DPRD seIndonesia dalam kegiatan retret yang
POLITIK
KUALA LUMPUR Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan pemerintah mempertimbangkan langkah pemotongan gaji menteri apabila krisi
INTERNASIONAL
JAKARTA Proses seleksi Ketua Ombudsman RI periode 20262031 menuai sorotan setelah Hery Susanto yang baru dilantik ditetapkan sebagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kerja sama dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Lonjakan harga plastik di pasar global mendorong masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai. Warg
EKONOMI