BGN Dorong Menu MBG Inovatif dan Bergizi: Kualitas Bintang Lima, Harga Rp10.000
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendorong lahirnya inovasi dalam penyajian menu dalam Program Makan Bergizi G
NASIONAL
JAKARTA— Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati pembentukan satuan tugas (task force) percepatan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di wilayah Sarawak.
Kesepakatan ini juga mencakup penguatan perlindungan PMI dan optimalisasi penempatan tenaga kerja yang saat ini berjumlah sekitar 145.000 orang.
Kesepakatan dicapai saat Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan Menteri Industri Sarawak Dato Sri Dr. Stephen Rundi Utom beserta Wakil Menteri Imigrasi dan Pekerja Migran Datuk Gerawat Gala di kantor Kemen-P2MI, Jakarta, Selasa (27/1/2026).Baca Juga:
"Kami sepakat mengatasi masalah PMI yang berangkat secara tidak prosedural dan membentuk satuan tugas khusus untuk melakukan pengawasan ketat," ujar Mukhtarudin.
Selain menekan pekerja migran nonprosedural, kedua negara berkomitmen mempercepat proses administrasi melalui reformasi regulasi.
Indonesia telah mempersingkat proses penempatan dan verifikasi kerja menjadi 21 hari. Pemerintah Sarawak menyambut baik langkah ini dengan mempercepat penerbitan visa kerja dari 30 hari menjadi 20 hari.
Kerja sama ini juga mencakup pertukaran database dan sinkronisasi data antarinstansi untuk memastikan program job matching berjalan efektif.
Pekerja migran yang lulus pelatihan langsung memiliki kepastian penempatan sesuai kebutuhan kompetensi Sarawak.
Langkah ini menjadi bagian implementasi Quick Win Presiden Prabowo Subianto untuk menempatkan 500.000 PMI pada tahun 2026.
Mukhtarudin juga menitipkan perhatian pada kesejahteraan PMI beserta keluarga, termasuk akses pendidikan bagi anak-anak mereka di Sarawak.
Sementara itu, Dato Sri menyoroti produktivitas PMI yang unggul, terutama di sektor peladangan.
Ia menyatakan, "Kualitas dan produktivitas pekerja Indonesia tidak tertandingi. Sistem rekrutmen dan kesejahteraan mereka harus terus diperbaiki agar kerja sama berkelanjutan."
Menurut Dato Sri, kebutuhan tenaga kerja di Sarawak sangat besar, mulai dari sektor hulu yang membutuhkan fisik kuat hingga sektor hilir yang memerlukan tenaga profesional dan terampil.
Dengan wilayah yang luas dan populasi terbatas, sinergi dengan Indonesia menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Sarawak.*
(an/dh)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendorong lahirnya inovasi dalam penyajian menu dalam Program Makan Bergizi G
NASIONAL
ACEH BARAT Alumni SMP Negeri 3 Meulaboh angkatan 2002 melaksanakan agenda rutin tahunan dengan berbuka puasa bersama dan memberikan sant
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah umat Muslim di Indonesia telah merayakan Idulfitri lebih awal hari ini, Kamis (19/3), dengan melaksanakan salat Idulfit
AGAMA
BOGOR Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar diskusi mendalam dengan sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar dari berba
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku memberikan remisi khusus dalam rangka Hari Raya Nyepi kepada dua orang warga binaan,
NASIONAL
JAKARTA Kabar duka datang dari dunia bisnis Indonesia. Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum dan salah satu pengusaha paling berp
SOSOK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, mengungkapkan pertanyaan terkait tindakan penyiraman air keras yang dilaku
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak mahasiswa dan pelajar untuk bersatu dalam memerangi narkoba. Ajaka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali mengingatkan rapuhnya ketahanan energi global. Ketergantungan pada
EKONOMI
JAKARTA Persoalan sampah di Jakarta kian menunjukkan dimensi krisis yang melampaui sekadar isu teknis. Volume sampah yang mencapai sekit
NASIONAL