JAKARTA – Hargapangan di Indonesia sebagian besar mengalami penurunan hari ini, Sabtu (31/1/2026), menurut data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Komoditas penting seperti beras, cabai, bawang, gula, minyak goreng, hingga telur ayam tercatat mengalami koreksi harga secara nasional.
Harga beras medium turun 0,84% menjadi Rp13.264 per kilogram, sementara beras premium merosot 1,82% menjadi Rp15.405 per kilogram.
Jenis beras SPHP juga mengalami penurunan sebesar 0,53%, menjadi Rp12.393 per kilogram.
Komoditas bumbu dapur menunjukkan penurunan cukup tajam.
Bawang putih bonggol turun 2,84% menjadi Rp37.650 per kilogram, bawang merah merosot 6,15% menjadi Rp38.184 per kilogram.
Cabai merah keriting anjlok 10,81% menjadi Rp33.136 per kilogram, cabai rawit merah turun 7,31% menjadi Rp51.774 per kilogram, sedangkan cabai merah besar mengalami koreksi terbesar, turun 15,44% menjadi Rp31.764 per kilogram.
Harga protein hewani juga mengikuti tren penurunan.
Telur ayam ras kini dibanderol Rp29.941 per kilogram (-1,85%), daging ayam ras Rp38.703 per kilogram (-1,63%), dan daging sapi murni turun tipis 0,03% menjadi Rp136.512 per kilogram.
Di sektor gula dan minyak, harga gula konsumsi turun 0,78% menjadi Rp18.117 per kilogram.
Minyak goreng kemasan sederhana dibanderol Rp20.865 per liter (-1,4%), minyak goreng curah Rp17.269 per liter (-2,31%), dan tepung terigu curah Rp9.792 per kilogram (-1,76%).
Sementara itu, harga komoditas perikanan juga mengalami penurunan.
Ikan kembung turun 0,87% menjadi Rp44.302 per kilogram, ikan tongkol 1,49% menjadi Rp36.487 per kilogram, dan ikan bandeng turun 4,38% menjadi Rp35.898 per kilogram.
Penurunan harga pangan nasional ini dinilai memberikan ruang bagi daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.
Bapanas sebelumnya menegaskan stok pangan nasional dalam kondisi aman, meskipun terdapat disparitas harga di beberapa wilayah, terutama di Indonesia Timur.*
(bi/ad)
Editor
: Abyadi Siregar
Bapanas Catat Penurunan Harga Pangan, Stok Aman Jelang Ramadan