BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

Investor Asing Ramai-Ramai Jual Aset, Indonesia Kehilangan Rp12,55 Triliun Modal dalam Sepekan

Adam - Sabtu, 31 Januari 2026 15:29 WIB
Investor Asing Ramai-Ramai Jual Aset, Indonesia Kehilangan Rp12,55 Triliun Modal dalam Sepekan
Gedung Bank Indonesia. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Bank Indonesia mencatat arus keluar modal asing dari pasar keuangan domestik sepanjang pekan terakhir Januari 2026.

Berdasarkan data transaksi pada 26–29 Januari 2026, investor nonresiden melakukan jual bersih atau net sell sebesar Rp12,55 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan keluarnya modal asing tersebut terjadi terutama di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN).

Baca Juga:

Di pasar saham, nonresiden mencatat jual bersih Rp12,55 triliun, sementara di pasar SBN sebesar Rp2,77 triliun.

"Di sisi lain, instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih mencatat aliran masuk modal asing sebesar Rp2,61 triliun," kata Denny dalam keterangan tertulis Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah, Sabtu, 31 Januari 2026.

Secara kumulatif sepanjang tahun 2026 hingga 29 Januari, Bank Indonesia mencatat nonresiden membukukan beli bersih Rp4,84 triliun di pasar saham dan Rp6,18 triliun di SRBI.

Adapun di pasar SBN, investor asing mencatat jual bersih sebesar Rp0,10 triliun.

Seiring dengan keluarnya modal asing, premi risiko Indonesia turut meningkat.

Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun tercatat naik ke level 75,31 basis poin per 29 Januari 2026, dari sebelumnya 73,05 basis poin pada 23 Januari 2026.

CDS merupakan indikator yang mencerminkan tingkat risiko investasi pada surat utang pemerintah.

Kondisi tersebut juga berdampak pada nilai tukar rupiah. Pada penutupan perdagangan Jumat, 30 Januari 2026, rupiah melemah 31 poin atau 0,19 persen ke level Rp16.786 per dolar Amerika Serikat berdasarkan data Bloomberg.

Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah berada di posisi Rp16.780 per dolar AS.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Roy Tanjung Jadi Bintang! Kalong FC Taklukkan PSBN FC di Turnamen Peduli Sepak Bola Cup
Dolar AS Menguat, Rupiah Awal 2026 Bertahan di Rp 16.670
Deputi Gubernur BI Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR
Gus Irawan Mangkir dari Aksi Warga Tapsel, Aliansi Tabagsel Bersatu Desak KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi CSR BI-OJK
Modal Asing Masuk Rp910 Miliar ke Pasar Keuangan RI, Saham Jadi Pilihan Utama Investor
Masuk Dalam Sorotan KPK, Benarkah Yayasan Gus Irawan Jadi Corong Korupsi CSR BI..?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru