JAKARTA – Harga rata-rata komoditaspangan di Indonesia tercatat mayoritas mengalami penurunan pada Selasa (10/2/2026) dibandingkan hari sebelumnya.
Data yang diperoleh dari panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 08.18 WIB menunjukkan tren penurunan pada beras, sayuran, daging, dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga beras premium turun 1,26% menjadi Rp15.482 per kilogram, sementara beras medium turun 0,49% ke Rp13.328 per kilogram.
Varian beras khusus lokal juga turun 1,02% menjadi Rp15.630 per kilogram.
Beras SPHP Perum Bulog turun 0,6% menjadi Rp12.389 per kilogram, dan beras medium non-SPHP turun 1,15% menjadi Rp13.777 per kilogram.
Komoditas sayur dan bumbu dapur juga mengalami penurunan signifikan.
Bawang merah turun 5,5% menjadi Rp39.315 per kilogram, bawang putih bonggol turun 3,48% menjadi Rp37.736 per kilogram.
Hargacabai merah keriting tercatat turun 6,42% menjadi Rp39.670 per kilogram, cabai merah besar turun 6,66% ke Rp37.444 per kilogram, dan cabai rawit merah turun tipis 0,88% menjadi Rp70.139 per kilogram.
Dari sektor protein hewani, harga daging sapi murni turun 0,06% ke Rp136.906 per kilogram, daging ayam ras turun 1,46% menjadi Rp39.733 per kilogram, sementara telur ayam ras turun 1,12% menjadi Rp30.573 per kilogram.
Daging kerbau beku impor turun 6,26% menjadi Rp104.684 per kilogram, namun daging kerbau segar lokal naik 2,8% menjadi Rp147.000 per kilogram.
Harga kebutuhan pokok lain seperti gula konsumsi turun 1,49% menjadi Rp17.993 per kilogram, garam konsumsi turun 2,17% menjadi Rp11.295 per kilogram, tepung terigu curah turun 2,2% menjadi Rp9.539 per kilogram, dan tepung terigu kemasan turun 3,36% menjadi Rp12.551 per kilogram.
Minyak goreng kemasan turun 2,92% menjadi Rp20.548 per liter, curah turun 1,93% menjadi Rp17.368 per liter, sedangkan Minyakita turun 3,03% menjadi Rp16.854 per liter.