BREAKING NEWS
Minggu, 15 Februari 2026

Purbaya Yudhi Sadewa: Pilih Utang Rp9.637 Triliun agar Ekonomi Selamat atau Kembali ke Krisis 1998?

Adam - Minggu, 15 Februari 2026 09:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa: Pilih Utang Rp9.637 Triliun agar Ekonomi Selamat atau Kembali ke Krisis 1998?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi posisi utang pemerintah Indonesia yang mencapai Rp9.637,9 triliun per 31 Desember 2025, setara 40,46 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini meningkat dibanding September 2025, namun masih berada di bawah ambang batas aman 60 persen PDB sesuai amanat UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara.

Purbaya menekankan, kenaikan rasio utang adalah konsekuensi dari tekanan pelambatan ekonomi sepanjang 2025.

Baca Juga:

"Ini kan kemarin terpaksa karena ada pelambatan signifikan. Pilihannya yang mana? Ke kondisi seperti 1998 atau meningkatkan utang sedikit, tetapi ekonomi kita selamat habis itu kita tata ulang semuanya?" ujarnya di Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026).

Menurut Purbaya, penambahan utang merupakan langkah sadar pemerintah untuk mencegah Indonesia jatuh ke dalam krisis ekonomi yang lebih parah.

"Meskipun terjadi peningkatan volume utang, langkah ini menjadi bantalan agar stabilitas nasional tetap terjaga," jelasnya.

Struktur utang pemerintah terbagi menjadi dua kategori utama:

1. Surat Berharga Negara (SBN): Rp8.387,23 triliun (87,02 persen)
2. Pinjaman: Rp1.250,67 triliun (12,98 persen)

Ke depan, pemerintah berencana melakukan penataan ulang struktur fiskal seiring pulihnya momentum pertumbuhan ekonomi.

Purbaya meyakini, strategi ini lebih aman ketimbang membiarkan ekonomi kontraksi tanpa arah, yang berpotensi merugikan kesejahteraan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah fokus menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memastikan langkah antisipatif terhadap risiko krisis ekonomi yang lebih besar.*

(in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Batu Bara Pimpin RAKERPROV PDBI Sumatera Utara 2026, Matangkan Persiapan Menuju PON XXII 2028
Kabupaten Asahan Akan Miliki Rumah Sakit Bertaraf Internasional, Dibangun Melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha
KPDBU Rumah Sakit Internasional Dibahas, Asahan Target Jadi Pusat Kesehatan Pantai Timur Sumut
Malaysia Diprediksi Jadi Ekonomi Tercepat Kedua di Asia Tenggara Setelah Vietnam
Menko Perekonomian Sanggah Isu Manipulasi Data Ekonomi
Orang Tua Murid Keluhkan Dugaan Kecurangan dalam SPMB SMAN 1 Rangkasbitung 2025, Ombudsman Banten Angkat Suara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru