Event ini merupakan kolaborasi antara Sri Wahyuni Foundation dan desainer ternama Riki Damanik yang sukses menyedot perhatian publik sekaligus menjadi bukti geliat industrikreatif di Kota Medan.
"Saya mengapresiasi karya-karya yang ditampilkan. Ini merupakan perayaan kreativitas, keberanian berekspresi, dan kerja keras para pelaku industri kreatif," kata Airin Rico Waas yang hadir langsung dalam acara tersebut.
Airin menilai konsistensi Sri Wahyuni Foundation dalam mendukung dunia seni dan mode menjadi langkah krusial untuk membangun ekosistem kreatif yang sehat dan inklusif.
Sorotan utama jatuh pada karya-karya Riki Damanik yang dipamerkan.
Ketua Dekranasda memuji dedikasi sang desainer dalam meramu busana yang tidak hanya estetik, tetapi juga bermakna.
"Karya-karya Riki Damanik memiliki karakter yang sangat kuat. Ia berhasil memotret dinamika kehidupan perkotaan ke dalam desain yang inovatif," ujar Airin.
Acara ini menjadi wadah berekspresi yang menampilkan identitas, gagasan, serta potensi anak muda yang terus berkarya dan berinovasi.
"Kreativitas tidak hanya melahirkan keindahan, tetapi juga membuka jalan bagi kemandirian dan pertumbuhan ekonomi bagi anak-anak muda kita," tambahnya optimistis.
Airin berharap acara serupa dapat terus digelar untuk memperluas jejaring kreatif di Medan. Ia mengajak talenta muda untuk berani melangkah dan terus mengasah potensi diri.
"Melalui event ini, Kota Medan kembali membuktikan bahwa Medan bukan hanya sekadar kota metropolitan, tetapi juga rumah bagi para inovator dan penggerak industrikreatif yang membanggakan," pungkasnya.*