Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, sebelumnya menyatakan bahwa pengalihan sebagian impor energi ini masih dalam tahap negosiasi dengan beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.
Indonesia berencana untuk memperluas impor dari AS melalui kerangka Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang telah terjalin antara kedua negara.
"Kami sedang menjajaki penambahan impor energi dari Amerika. Negara ini memiliki operator besar seperti Exxon Mobil dan Chevron yang beroperasi secara global. Kami berharap mereka bisa memasok kebutuhan BBM kita, baik dalam bentuk crude atau minyak mentah maupun BBM jadi," kata Yuliot.
Meski demikian, Yuliot menegaskan bahwa kesepakatan impor energi ini masih dalam tahap negosiasi, dan belum ada kesepakatan formal dengan AS maupun negara-negara lainnya.*
(mt/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.