BREAKING NEWS
Selasa, 09 Juni 2026

Pasar Saham Loyo, IHSG Parkir di 6.971 Terimbas Isu AS vs Iran

Nurul - Selasa, 07 April 2026 17:23 WIB
Pasar Saham Loyo, IHSG Parkir di 6.971 Terimbas Isu AS vs Iran
IHSG ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 7 April 2026. (Foto: Tangkapan Layar Google / IDX: COMPOSITE)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 7 April 2026.

Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

IHSG terkoreksi 18,40 poin atau 0,26 persen ke level 6.971,03. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turun 0,86 persen ke posisi 701,66.

Baca Juga:

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengatakan tekanan terhadap pasar saham domestik tidak terlepas dari sentimen global, khususnya perkembangan konflik di Timur Tengah.

"Pelaku pasar masih mencermati arah konflik AS dan Iran yang berpotensi memengaruhi stabilitas geopolitik serta pasokan energi global," ujarnya dalam riset harian.

Ketegangan meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan keras terkait kemungkinan tindakan militer jika Iran tidak memenuhi tenggat kesepakatan.

Di sisi lain, Iran tetap bersikukuh menginginkan penghentian konflik secara menyeluruh.

Pasar juga menyoroti potensi gangguan distribusi minyak global, termasuk ancaman terhadap jalur strategis seperti Selat Hormuz. Kekhawatiran ini mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan tekanan terhadap pasar keuangan global.

Dari dalam negeri, tekanan turut datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp17.106 per dolar AS. Kondisi ini dinilai dapat memperbesar beban fiskal dan meningkatkan risiko pelebaran defisit anggaran.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat dibuka menguat, namun berbalik ke zona merah hingga penutupan. Mayoritas sektor mengalami koreksi, dengan sektor industri mencatat penurunan terdalam sebesar 2,51 persen.

Meski demikian, beberapa sektor masih mampu menguat, antara lain infrastruktur, keuangan, dan energi.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa cenderung bervariasi. Indeks Nikkei menguat, sementara Hang Seng dan Strait Times melemah. Adapun indeks Shanghai mencatat kenaikan tipis.*

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.105 per Dolar AS di Tengah Sentimen Global
Ketua MPR Ahmad Muzani Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah
Rupiah Melemah ke Rp17.072/US$, Harga Minyak dan Risiko Konflik Iran Tekan Pasar Asia
IHSG Dibuka Menguat di 7.009! Saham Big Caps Tembus Zona Hijau
Harga Emas Antam Naik Rp19.000/Gram! Buyback Ikut Menguat Hari Ini
Medan Siapkan Rusun untuk Warga Pinggiran Sungai, Wakil Wali Kota Zakiyuddin: Hunian Layak sekaligus Atasi Banjir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru