Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa Washington dan Teheran sedang melakukan pembicaraan untuk mencari peluang penyelesaian konflik.
"Alasan mengapa mereka mau bertemu adalah kami menghantam mereka begitu keras. Ada kemungkinan sesuatu akan terjadi, tetapi kalau tidak maka kami akan melakukan apa yang sudah kami lakukan," ujar Trump kepada para jurnalis di Air Force One.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan terdapat kemungkinan mediator membawa pesan dari Amerika Serikat.
Namun, hingga kini belum ada pembicaraan resmi antara kedua negara.
Harapan terhadap penyelesaian konflik di Timur Tengah juga berdampak pada pasar energi.
Harga minyak mentah jenis Brent tercatat turun tajam hingga 10,54 persen menjadi US$88,12 per barel.
Penurunan harga energi dinilai dapat membantu meredakan tekanan inflasi global.
Kondisi tersebut memberikan ruang bagi bank sentral berbagai negara untuk tidak terlalu agresif dalam menaikkan suku bunga.
Bagi investor, emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset.
Ketika suku bunga tinggi, daya tarik emas biasanya berkurang karena investor cenderung memilih aset yang memberikan keuntungan berupa imbal hasil.
Namun, ketika terjadi ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik, emas kembali menjadi pilihan investasi karena dianggap sebagai aset lindung nilai atau safe haven.
Pergerakan harga emas ke depan masih akan dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global, kebijakan bank sentral, serta situasi geopolitik internasional.* (bb/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.