Komeng Dukung Bang Azran Pimpin FORKABI: Memajukan Budaya Betawi adalah Amanat Konstitusi
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP Forum Komu
NASIONAL
KARACHI - Dunia hiburan Pakistan diguncang kabar duka sekaligus mengejutkan setelah jasad aktris dan model Humaira Asghar Ali ditemukan dalam kondisi membusuk di apartemennya yang terletak di kawasan elit Defence Housing Authority, Karachi, Selasa (8/7/2025).
Penemuan jenazah berawal dari aksi aparat kepolisian dan juru sita pengadilan yang mendobrak pintu apartemen Ali karena adanya tunggakan sewa sejak tahun 2024.
Tindakan ini dilakukan atas perintah pengadilan menyusul gugatan pemilik apartemen yang sudah lama tidak menerima pembayaran.
Terkunci dari Dalam, Tidak Ada Tanda Kekerasan
Menurut Kepala Polisi Karachi Selatan, Syed Asad Raza, apartemen dalam keadaan terkunci rapat dari dalam, termasuk balkon. Tidak ditemukan tanda-tanda pembobolan ataupun kekerasan, sehingga dugaan awal mengarah pada kematian alami atau non-kekerasan.
"Seluruh pintu tertutup rapat dari dalam. Tidak ada indikasi intrusi atau tindakan kriminal sejauh ini," ujar Asad Raza.
Tetangga Ali menyebut bahwa mereka tidak melihat sosok sang aktris selama berbulan-bulan dan sempat mencium bau menyengat yang bersumber dari apartemennya. Namun, baru pada Selasa lalu aparat berwenang membuka paksa pintu dan menemukan jasadnya.
Diduga Sudah Meninggal Sejak Oktober 2024
Awalnya, polisi memperkirakan Humaira Asghar Ali telah wafat dua minggu sebelum ditemukan. Namun, hasil penyelidikan lanjutan menunjukkan kemungkinan waktu kematian yang jauh lebih lama.
Berdasarkan rekam jejak digital, seperti Call Detail Record (CDR) dan postingan media sosial, diketahui panggilan terakhir dilakukan pada Oktober 2024, sementara unggahan terakhir di Facebook dan Instagram terjadi pada September 2024.
Kondisi di dalam apartemen juga memperkuat dugaan ini: makanan basi, listrik diputus sejak Oktober 2024, pipa kering, dan stoples yang sudah berkarat.
"Kami menduga kematian terjadi sekitar sembilan bulan lalu, kemungkinan besar pada Oktober 2024," ujar seorang penyidik.
Autopsi Masih Dilakukan, Penyebab Kematian Belum Diketahui
Jasad Humaira langsung dibawa ke Rumah Sakit Pascasarjana Jinnah untuk dilakukan autopsi. Namun, karena tubuh sudah dalam kondisi pembusukan tingkat lanjut, penyebab kematian belum bisa dipastikan secara medis.
"Penyebab kematian masih ditangguhkan. Kami menunggu hasil lengkap pemeriksaan forensik dan toksikologi," jelas Dr. Summaiya Syed, ahli forensik yang menangani kasus ini.
Humaira Asghar Ali dikenal sebagai sosok populer di dunia modeling dan televisi Pakistan. Kepergiannya yang tragis ini menyisakan banyak tanda tanya, terutama soal keterasingan sosial dan kurangnya perhatian di lingkungan sekitar.
(km/j006)
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP Forum Komu
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI), Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum bergelar Datuk Seri
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh akan segera menentukan status penanganan bencana hidrometeorologi setelah masa Transisi Darurat menuju Pemuli
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI Prof. Arief Hidayat menilai kondisi penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, belum memutuskan ap
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Anakanak mencakup hampir 30 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah yang besar tersebut menjadikan pemenuhan hak anak s
NASIONAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 273/PUUXXIII/2025 yang melarang penghapusan sisa kuota internet secara sepihak dinilai m
NASIONAL
JAKARTA Rapper asal Amerika Serikat, Kanye West atau yang kini dikenal dengan nama Ye, dipastikan akan menggelar konser perdananya di In
ENTERTAINMENT
JAKARTA Program Bedah Rumah pemerintah selangkah lagi memiliki aturan baru. Rancangan Peraturan Menteri (Rapermen) tentang Program Bedah
NASIONAL
BANDA ACEH Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh yang menyerahkan pengelolaan tata kelola parkir publik kepada pihak swasta menda
PEMERINTAHAN