JAKARTA- Film Air Mata di Ujung Sajadah, produksi Beehave Pictures dan Multi Buana Kreasindo Productions, hadir sebagai drama keluarga yang mengangkat tema pengorbanan, keikhlasan, dan arti keluarga.
Film ini disutradarai Key Mangunsong dan skenarionya ditulis oleh Titien Wattimena dengan penulis pendamping Ummu Amalia Misbah, Muthi'ah Khairunnisa, dan Key Mangunsong.
Ide cerita datang dari produser Ronny Irawan, yang juga menulis cerita film bersama.
Film ini menjadi debut produser bagi Nafa Urbach, yang mendampingi Ronny Irawan dalam produksi. Skenario film mulai digarap sejak 2017 dan mencapai draft final ke-9 sebelum diproduksi.
Dalam rilis resmi, Key Mangunsong menyebut film ini bercerita tentang perjalanan cinta yang awalnya posesif dan egois, kemudian berubah menjadi cinta yang membebaskan dan altruistik melalui jalan pengorbanan.
"Seperti burung phoenix yang terbakar menjadi abu lalu terlahir abadi, di akhir duka terbitlah cinta sejati yang mengalahkan segala situasi, ruang dan waktu," ujar Key Mangunsong.
Film ini menampilkan jajaran pemain ternama Indonesia, antara lain: