BNPT Tegaskan Aksi KKB di Papua Tak Masuk Kategori Tindak Pidana Terorisme, Ini Alasannya
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN -Kisah tragis mengguncang kedamaian di Simalungun, Kamis (25/7) dini hari, ketika Ferdian (24 tahun) nekat membacok pamannya sendiri, Oslen Siregar (66 tahun), hingga tewas dalam insiden yang memilukan.
Pagi itu, suasana di lingkungan rumah keluarga Siregar terasa berbeda. Malam sebelumnya, pertengkaran hebat antara Ferdian dan pamannya, Oslen, berakhir dengan puncak kekerasan yang mengerikan. Ferdian, yang tinggal bersama pamannya sejak kedua orangtuanya meninggal dunia, terlibat dalam pertengkaran sengit setelah Oslen mengusirnya dari rumah tengah malam.
“Korban ini kesal dengan pelaku karena pelaku ini tinggal di rumahnya tapi malas bekerja. Jadi cekcoklah mereka, lalu korban diusir, itu tengah malam jam 12,” ungkap Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa, menjelaskan awal mula konflik yang mengarah pada tragedi pembacokan tersebut.
Saat diusir, Ferdian yang emosinya masih memuncak, kemudian mengambil parang dari rumahnya dan menyelipkannya di celananya. Meskipun dia sempat diiming-imingi untuk menginap sementara di rumah tetangganya, niatnya sudah bulat untuk kembali ke rumah pamannya.
Pukul 02.00 WIB, Ferdian kembali ke rumah. Dia disambut oleh Oslen dengan besi berukuran besar, yang dipakainya sebagai bentuk pertahanan diri. Namun, percobaan untuk meredam konflik yang semakin memanas gagal, dan pertengkaran itu berujung pada aksi brutal Ferdian yang membacok pamannya berkali-kali di bagian wajahnya.
“Saat sudah dibacok, dari teras diseret ke tanah. Lalu parangnya dibuang ke parit (saluran air),” kata Kapolres Choky Sentosa, menggambarkan adegan mengerikan setelah insiden pembacokan.
Keributan di rumah mereka membangunkan warga sekitar, yang segera berdatangan dan menghubungi pihak kepolisian setempat. Ferdian, yang masih dalam kondisi emosional tinggi, langsung diboyong ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
Kini, Ferdian menghadapi konsekuensi dari perbuatannya yang mengerikan. Di balik jeruji besi, ia akan menjalani proses pengadilan yang akan menentukan nasibnya. Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan, termasuk keluarga paman yang menjadi korban, masih berada dalam kebingungan dan kesedihan atas apa yang terjadi pada malam itu.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi kita semua tentang betapa pentingnya penyelesaian konflik dengan cara yang damai dan bijaksana. Tragedi ini juga menjadi cerminan betapa rapuhnya kehidupan manusia, di mana satu momen emosional yang tak terkendali dapat mengubah segalanya dalam sekejap mata. Semoga keadilan segera dapat ditegakkan untuk semua pihak yang terlibat dalam tragedi ini.
(N/014)
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan bantuan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa bumi m
NASIONAL
YOGYAKARTA Sekitar 6,7 juta penduduk Indonesia diperkirakan terinfeksi hepatitis B, sementara sekitar 2,5 juta lainnya terinfeksi hepati
KESEHATAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional atau MagangHub
NASIONAL
BANDA ACEH Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Kota Banda Aceh dipercaya menjadi tuan rumah seka
NASIONAL
OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw
OPINI
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat atau KUR Mandiri 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UM
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengungkapkan terdapat 335 perusahaan pemilik konsesi yang berada di kawasan lahan terba
NASIONAL
TOBA Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Bintang Timur Balige (BTB), Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, menjadi perhat
PERISTIWA