Poin-Poin Penting Sidang MK soal Pendidikan Gibran
JAKARTA Persidangan perkara Nomor 01/PHPU.PRESXXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi (MK) mengungkap sejumlah keterangan terkait riwayat pend
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Sosok Susanah yang disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram menjadi sorotan publik. Berdasarkan informasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Susanah ternyata menjalani dua pekerjaan, yakni menjahit kain majun dan bekerja di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Susanah merupakan ibu tiga anak asal Cileungsi, Kabupaten Bogor. Dia disebut sebagai salah satu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang mendapat kesempatan hadir dalam agenda kenegaraan Presiden Prabowo.
Dalam artikel yang dipublikasikan Komdigi, Susanah bekerja sebagai penjahit kain majun pada pagi hari. Kain majun merupakan kain perca atau potongan sisa bahan yang dimanfaatkan sebagai lap pembersih.Baca Juga:
Susanah bekerja menjahit mulai pukul 07.00 WIB hingga siang. Dari pekerjaan tersebut, dia disebut menerima upah Rp700 per kilogram kain yang selesai dijahit.Dalam sehari, Susanah mampu mengerjakan sekitar 20 kilogram kain majun. Setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut, sekitar pukul 13.00 WIB dia beralih bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Di dapur MBG, Susanah bertugas sebagai pencuci ompreng. Dia menjalani pekerjaan tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
Susanah diketahui memiliki suami bernama Didim yang bekerja sebagai buruh bangunan. Keduanya berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai pendidikan ketiga anak mereka.
Sebelumnya, Prabowo memperkenalkan Susanah saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR, DPR, DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
"Hari ini hadir bersama kita ibu Susanah, dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram," kata Prabowo dalam pidatonya.
Pernyataan tersebut kemudian viral di media sosial. Nominal Rp700 ribu per kilogram dinilai sangat besar sehingga memicu berbagai komentar dan perhitungan warganet mengenai potensi pendapatan Susanah.
Sebagian warganet bahkan membuat hitung-hitungan apabila upah tersebut benar-benar Rp700 ribu untuk setiap kilogram bawang yang dikupas. Angka tersebut kemudian menjadi bahan candaan dan sindiran di berbagai platform media sosial.
Di tengah viralnya pernyataan itu, muncul dugaan adanya kekeliruan dalam penyebutan nominal upah. Informasi mengenai pekerjaan Susanah yang dipublikasikan Komdigi mencantumkan angka Rp700 per kilogram untuk menjahit kain majun, bukan Rp700 ribu per kilogram untuk mengupas bawang.
JAKARTA Persidangan perkara Nomor 01/PHPU.PRESXXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi (MK) mengungkap sejumlah keterangan terkait riwayat pend
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan citacitanya untuk membangun Pol
NASIONAL
OlehDikdik SadikinPADA Jumat, 2 Oktober 2026, Istana Negara kembali dipenuhi orangorang yang mengucapkan sumpah. Presiden Prabowo Subianto
OPINI
JAKARTA Pengguna yang baru pertama kali menggunakan iPhone akan langsung menemukan sejumlah aplikasi bawaan. Beberapa di antaranya adala
SAINS DAN TEKNOLOGI
SIAK Bupati Siak Afni Zulkifli tak kuasa menahan tangis saat mengunjungi Dusun Mungkal, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) d
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indonesia kembali mendapat sorotan dalam daftar kuliner Asia Tenggara. Dua buah yang dikenal luas di Indonesia masuk dalam 10 be
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi besarbesaran terhadap 89 perwira tinggi dan perwira menengah Polri sehari se
NASIONAL
MEDAN Harga tiket pesawat dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, terpantau mengalami kenaikan untuk sejumlah rute pada periode libur Tahun
PARIWISATA
JAKARTA Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga dan menyayangi makhluk hidup. Namun, terdapat pengecualian terhadap hewan tertentu yang di
AGAMA
MEDAN Gangguan keamanan dan ketertiban terhadap perjalanan kereta api di Sumatera Utara turun 75 persen sepanjang Januari hingga September
PERISTIWA