BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Memaknai 81 Tahun Kemerdekaan

Administrator - Sabtu, 15 Agustus 2026 16:38 WIB
Memaknai 81 Tahun Kemerdekaan
ilustrasi. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh: Yakub F. Ismail

MENGINJAK usia 81 tahun, Indonesia kini tidak lagi berada pada tahap mempertahankan kemerdekaan, melainkan sedang memasuki fase menentukan seberapa jauh kemerdekaan mampu diterjemahkan menjadi kedigdayaan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam mengisi pos pembangunan.

Mulai dari menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global, memperkuat ketahanan energi dan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong perluasan lapangan pekerjaan, hingga memastikan pembangunan berlangsung adil dan merata.

Baca Juga:

Dalam konteks inilah, momentum peringatan 81 tahun kemerdekaan menjadi begitu penting untuk direfleksikan, tidak sekadar berhenti sebagai seremoni tahunan.

17 Agustus mesti menjadi ruang untuk menelisik lebih jauh berbagai agenda pembangunan sebagai bagian dari perjuangan generasi masa kini.

Kemerdekaan yang didapat hari ini harus dimanifestasikan dalam wujud kemerdekaan dan kemampuan dalam mengelola kekayaan sendiri, memenuhi kebutuhan rakyat, memperkuat industri nasional, melindungi kelompok rentan, dan membangun masa depan dengan kekuatan sendiri.

Berangkat dari perspektif tersebut, pembangunan bukan sekadar program pemerintah, melainkan kelanjutan dari cita-cita kemerdekaan.

Menuju Kemandirian Ekonomi

Kemerdekaan yang diperjuangkan para syuhada di masa pra kemerdekaan hingga meraih kemerdekaan pada 1945 telah memberikan Indonesia hak untuk menentukan masa depannya sendiri.

Delapan puluh satu tahun setelah bangsa ini merdeka, tantangan yang dihadapi pun terus mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Indonesia tidak lagi berhadapan dengan penjajahan fisik seperti masa kolonialisme dalam bentuk klasik. Namun, dalam menghadapi kompetisi ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, perang dagang, perubahan rantai pasok, serta persaingan teknologi dewasa ini, tantangannya justru semakin berat.

Dengan demikian, arti sebuah kemerdekaan pada era sekarang sedikit mengalami pergeseran, karena terikat erat dengan kemampuan membangun kemandirian ekonomi.

Dalam konteks ini, negara harus memiliki kapasitas untuk memastikan kebutuhan strategis rakyat, mulai dari pangan, energi, hingga industri dasar, tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi eksternal.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
81 Tahun Merdeka, Perempuan Paramadina: Baru 17 Persen Perempuan Duduki Posisi Puncak Strategis
Absen dari Istana untuk Kedua Kalinya, Megawati Pilih Jadi Irup HUT RI di Sekolah Partai PDIP
Gibran Kukuhkan 76 Paskibraka Nasional, Julita dari Kaltim Bawa Bendera saat Ikrar Putra Indonesia
Keracunan MBG Bikin Trauma, Siswa Karo Ogah Lagi Santap Makanan Gratis
Jelang HUT ke-81 RI, Rico Waas Gerakkan Gotong Royong Serentak di 21 Kecamatan Medan
DPRD Tanjab Timur Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan HUT ke-81 RI, Bupati Tak Hadir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Memaknai 81 Tahun Kemerdekaan

Memaknai 81 Tahun Kemerdekaan

Oleh Yakub F. IsmailMENGINJAK usia 81 tahun, Indonesia kini tidak lagi berada pada tahap mempertahankan kemerdekaan, melainkan sedang memas

OPINI