BREAKING NEWS
Rabu, 30 September 2026

Dikira Penculik hingga Jadi Sasaran Amuk Massa, Pria di Humbahas Ternyata Ayah Kandung

Dharma - Rabu, 30 September 2026 22:06 WIB
Dikira Penculik hingga Jadi Sasaran Amuk Massa, Pria di Humbahas Ternyata Ayah Kandung
Dugaan penculikan anak di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Rabu, 30 September 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PARLILITAN – Dugaan penculikan anak di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, memicu kepanikan hingga amuk massa pada Rabu, 30 September 2026.

Namun, hasil pemeriksaan awal polisi menunjukkan pria yang membawa anak laki-laki berusia sekitar enam tahun itu diduga merupakan ayah kandungnya.

Baca Juga:
Polisi hingga kini belum menemukan bukti yang memastikan telah terjadi tindak pidana penculikan.

Peristiwa bermula ketika informasi mengenai dugaan penculikan anak menyebar di tengah masyarakat.

Kabar tersebut kemudian memicu pengejaran terhadap sebuah mobil yang ditumpangi empat orang.

Kendaraan itu dikejar warga hingga Dusun Sitapung, Desa Sionom Hudon Runggu.

Keempat penumpangnya kemudian diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Video penangkapan juga beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang viral, terlihat dua orang berada di sebuah pos dengan tangan dan kaki terikat, sementara warga berkerumun di sekitar lokasi.

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho SIK membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Namun, ia mengatakan polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan status hukum para pihak yang terlibat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sidang MK soal Syarat Pendidikan Gibran, Ahli Ungkap Eks PM Pakistan Didiskualifikasi 4 Tahun Setelah Pemilu
Sidang MK soal Syarat Pendidikan Gibran, Ahli: Tak Punya Bukti Kelulusan Berbeda dengan Tidak Lulus Sekolah
Polisi Belum Temukan Tindak Pidana dalam Kematian Sutrimo, Penyidikan Bisa Dibuka Kembali Jika Ada Bukti Baru
Tugu Ampera Desa Kolam Jadi Pengingat Peristiwa 1965 di Sumatera Utara, Ini Sejarahnya
Terungkap Hasil Autopsi Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan, Meninggal karena Serangan Jantung Iskemik
Advokat Dipanggil APH, Hasrul Benny: Jangan Menghindar, Datangi dan Jelaskan Hak Profesi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru