TP PKK Simalungun Luncurkan Pengajian Sahabat Qur’ani, Ajak Masyarakat Mengamalkan Al-Qur’an
SIMALUNGUN Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menyelenggarakan pengajian lintas sektoral da
AGAMA
JAKARTA – Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang pria dan wanita yang diduga tengah melakukan pesta narkoba di sebuah kamar mandi hotel. Pria yang ada dalam video tersebut disebut-sebut merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Dalam video yang viral tersebut, tampak pria yang diduga oknum ASN Kemenkumham itu sedang berada dalam posisi jongkok bersama seorang teman wanitanya. Mereka terlihat sedang merakit benda yang diduga merupakan alat isap sabu. Meskipun demikian, lokasi pasti hotel tempat kejadian tersebut belum diketahui.
Hantor Situmorang, Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama (Hukerma) Kemenkumham, mengonfirmasi bahwa Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkumham saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap pria yang ada dalam video tersebut.
“Saat ini, yang bersangkutan sedang dalam proses pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal,” kata Hantor ketika dihubungi pada Selasa (25/6).
Namun, Hantor masih enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas oknum ASN tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan kebenaran video tersebut dan keterlibatan pria yang bersangkutan.
“Masih dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, apakah video itu benar dan apakah pelakunya memang yang bersangkutan. Nanti kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan selesai,” tambah Hantor.
Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Kemenkumham dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh pegawainya, termasuk dugaan penyalahgunaan narkoba. Inspektorat Jenderal Kemenkumham berkomitmen untuk menyelidiki kasus ini secara mendalam dan transparan.
Berita ini tentu mengundang perhatian publik, mengingat peran ASN sebagai pelayan publik yang seharusnya memberikan contoh yang baik. Dugaan keterlibatan dalam aktivitas ilegal seperti pesta narkoba tentunya mencederai citra ASN dan lembaga tempatnya bekerja.
Kemenkumham menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum oleh pegawainya dan akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku jika terbukti bersalah. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari pemeriksaan yang sedang dilakukan.
Keberadaan video ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang tersebut. Pemerintah dan berbagai lembaga terkait terus berupaya untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak negatifnya.
Sementara itu, pihak berwenang juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya dan menunggu informasi resmi dari instansi terkait. Penggunaan media sosial sebagai sumber informasi harus diimbangi dengan sikap kritis dan bijak dalam menyaring berita yang beredar.
Hingga berita ini diturunkan, hasil pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kemenkumham masih dinantikan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik video viral tersebut. Kemenkumham berjanji akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini kepada publik.
– Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang pria dan wanita yang diduga tengah melakukan pesta narkoba di sebuah kamar mandi hotel. Pria yang ada dalam video tersebut disebut-sebut merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Dalam video yang viral tersebut, tampak pria yang diduga oknum ASN Kemenkumham itu sedang berada dalam posisi jongkok bersama seorang teman wanitanya. Mereka terlihat sedang merakit benda yang diduga merupakan alat isap sabu. Meskipun demikian, lokasi pasti hotel tempat kejadian tersebut belum diketahui.
Hantor Situmorang, Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama (Hukerma) Kemenkumham, mengonfirmasi bahwa Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkumham saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap pria yang ada dalam video tersebut.
“Saat ini, yang bersangkutan sedang dalam proses pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal,” kata Hantor ketika dihubungi pada Selasa (25/6).
Namun, Hantor masih enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas oknum ASN tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan kebenaran video tersebut dan keterlibatan pria yang bersangkutan.
“Masih dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, apakah video itu benar dan apakah pelakunya memang yang bersangkutan. Nanti kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan selesai,” tambah Hantor.
Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Kemenkumham dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh pegawainya, termasuk dugaan penyalahgunaan narkoba. Inspektorat Jenderal Kemenkumham berkomitmen untuk menyelidiki kasus ini secara mendalam dan transparan.
Berita ini tentu mengundang perhatian publik, mengingat peran ASN sebagai pelayan publik yang seharusnya memberikan contoh yang baik. Dugaan keterlibatan dalam aktivitas ilegal seperti pesta narkoba tentunya mencederai citra ASN dan lembaga tempatnya bekerja.
Kemenkumham menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum oleh pegawainya dan akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku jika terbukti bersalah. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari pemeriksaan yang sedang dilakukan.
Keberadaan video ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang tersebut. Pemerintah dan berbagai lembaga terkait terus berupaya untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak negatifnya.
Sementara itu, pihak berwenang juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya dan menunggu informasi resmi dari instansi terkait. Penggunaan media sosial sebagai sumber informasi harus diimbangi dengan sikap kritis dan bijak dalam menyaring berita yang beredar.
Hingga berita ini diturunkan, hasil pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kemenkumham masih dinantikan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik video viral tersebut. Kemenkumham berjanji akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini kepada publik.
(N/014)
SIMALUNGUN Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menyelenggarakan pengajian lintas sektoral da
AGAMA
SIMALUNGUN Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Simalungun bekerja sama dengan Dinas Pendidikan menggelar k
PENDIDIKAN
JAKARTA Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, me
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan khusus untuk umat Muslim, secara khusus di AS, menyambut bulan s
INTERNASIONAL
SURAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, menghadiri sidang gugatan Citizen Lawsuit (CLS) terkait ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengingatkan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk me
PEMERINTAHAN
PALUTA Kondisi Pasar Gunungtua, pusat perekonomian Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), terlihat semrawut pada Selasa sore (17/2/2026)
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat bersama pemerintah untuk membahas percepatan rehabi
NASIONAL
DENPASAR Satgas Pangan Polda Bali bersama instansi terkait melakukan pengecekan harga dan stok bahan pokok di sejumlah pasar modern dan
EKONOMI
JAKARTA Memasuki hari pertama ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam perlu memastikan bacaan doa sahur dan niat puasa dilakukan
AGAMA