Prabowo Minta Kementerian Pinjamkan Aset Nganggur untuk Percepat Sekolah Rakyat
TABANAN Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan lembaga untuk meminjamkan aset bangunan yang tidak terpakai agar dapat dimanfa
NASIONAL
BANDUNG -Polda Jabar terus menggali kebenaran dalam kasus pembunuhan yang menimpa Vina Dewi Arsita dan M Rizky Rudiana alias Eky yang terjadi pada Sabtu, 27 Agustus 2016. Tiga saksi, yaitu Suharsono alias Bondol, Sandi Ibnu Zalil atau Ibnu, dan Suparman diperiksa intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) selama enam jam pada Jumat (31/5/2024).
Interogasi Intensif Tiga SaksiPemeriksaan yang dimulai pukul 16.00 WIB hingga 22.26 WIB itu menggali alibi Pegi Setiawan alias Perong, yang kini menjadi tersangka utama. Ketiga saksi yang merupakan teman-teman Pegi, dicecar dengan 33 pertanyaan yang menguji kebenaran alibi Pegi pada hari kejadian.
Toni RM, kuasa hukum Pegi Setiawan, mengungkapkan bahwa selama pemeriksaan, ketiga saksi didampingi penasihat hukum. “Beliau (penyidik) mengakomodir dan mempersilakan ketiga saksi memberikan keterangan seluasnya tanpa batasan. Tiga-tiganya didampingi penasihat hukum. Saksi di depan meja penyidik, penasihat hukum di belakang. Jadi murni yang menjawab saksi-saksi,” kata Toni pada Jumat malam.
Alibi Kuat di Tangan Saksi BondolSuharsono alias Bondol menjadi saksi kunci dalam pemeriksaan ini. Toni menjelaskan bahwa Bondol memberikan keterangan yang detail mengenai keberadaan Pegi pada 27 Agustus 2016.
“Penyidik detail, siapa yang hubungi, Bondol ke Bandung. Dihubungi bagaimana ngomongnya. Kemudian (saat pulang ke Cirebon) naik angkot apa. Di tempat kerja, di bedeng, ketemu siapa saja sampai seminggu terakhir. Tanggal 27 Agustus 2016 diantar oleh Pegi Setiawan, Ibnu, dan Robi. (Keterangan saksi) sudah dituangkan (ke dalam BAP). Tiga-tiganya,” jelas Toni.
Bondol menyatakan bahwa pada malam kejadian, ia bersama Pegi, Ibnu, dan Robi berada di Bandung. “Pulang ke Cirebon jam 11.00 (23.00 WIB) Bondol menjumpai kerumunan yang diperkirakan itu kecelakan tunggal. Kemudian beberapa hari kemudian, (ternyata) itu (kasus) pembunuhan. Sudah dituangkan di BAP pada tanggal 27 Agustus 2016, PS (Pegi Setiawan) berada di Bandung,” tambah Toni.
Penangkapan Pegi Setiawan dan Bukti PolisiPegi Setiawan ditangkap oleh polisi di Jalan Kopo, Kota Bandung pada Selasa, 21 Mei 2024, saat pulang kerja. Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini ditetapkan sebagai tersangka dalam pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi delapan tahun lalu.
Polisi mengklaim memiliki bukti kuat yang mengaitkan Pegi dengan kasus tersebut. Bukti-bukti tersebut antara lain ijazah, Kartu Keluarga, buku rapor SD dan SMP atas nama Pegi Setiawan, STNK sepeda motor, dua kotak handphone kosong, dan beberapa dokumen lain atas nama Pegi.
Pegi dituding sebagai otak dari pembunuhan yang disertai pemerkosaan ini. Polisi menyebut Pegi telah buron selama delapan tahun. Namun, dalam konferensi pers, Pegi membantah semua tuduhan tersebut.
Alibi Pegi: Bekerja di KatapangPegi mengklaim memiliki alibi kuat yang membuktikan ia tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia mengatakan bahwa saat peristiwa pembunuhan terjadi, ia berada di Katapang, Kabupaten Bandung. Vina dan Eky diduga kuat dibunuh oleh anggota geng motor.
Pada Sabtu, 27 Agustus 2016, Pegi bekerja membangun rumah di Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Kesaksian ini diperkuat oleh teman-temannya sesama kuli bangunan serta oleh Rudi Irawan, ayah kandung Pegi yang merupakan mandor, dan Kartini, ibu Pegi.
Mencari KeadilanKasus ini mengundang perhatian publik yang berharap keadilan ditegakkan. Pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi diharapkan dapat mengungkap kebenaran dan memastikan bahwa pelaku sebenarnya dari kejahatan ini diadili. Hingga kini, masyarakat terus memantau perkembangan kasus ini dengan harapan bahwa keadilan akan segera terwujud.
(N/014)
TABANAN Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan lembaga untuk meminjamkan aset bangunan yang tidak terpakai agar dapat dimanfa
NASIONAL
BENER MERIAH Gempa bumi dengan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Minggu (7/6/2026) siang. Badan Meteo
PERISTIWA
BANDA ACEH Kepulangan jemaah haji Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M dijadwalkan berlangsung selama 16 hari, mulai 15 hingga 30 Juni 202
NASIONAL
JAKARTA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyebut Presiden Partai Buruh Said Iqbal akan
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai yang menginginkan agar war
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa upaya untuk mewujudkan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia membutuhkan
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia agar dapat digunakan pada Tahun Ajaran 2
NASIONAL
MEDAN Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menyaksikan langsung pertandingan Piala AFF U19 antara Tim
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto mengaku puas sekaligus gembira melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang kini mulai mendapatkan
PENDIDIKAN
TABANAN Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali
NASIONAL