Prabowo Minta Polri Jaga Demokrasi: Lindungi Hak Demonstrasi, Tapi Hukum Harus Tetap Tegak
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar menjalankan perannya sebagai penjaga d
NASIONAL
MEDAN -Suara derap langkah kaki dan desiran angin menyambut kedatangan puluhan warga Kampung Kompak, Jalan H Anif, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, bersama kuasa hukumnya, Poltak Silitonga SH. MH, yang kembali menggebrak kantor Polrestabes Medan pada hari Kamis. Mereka membawa beban kesedihan dan kekhawatiran, diselimuti keinginan akan keadilan yang tegas dan pasti.
Diterima oleh penyidik dan Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Zikri Muamar, pertemuan itu menjadi panggung bagi Poltak Silitonga SH. MH untuk menyuarakan aspirasi dan keprihatinan warga. “Kami datang untuk menanyakan tindaklanjut dari perkara tindak pidana penyerangan/pembacokan terhadap klien kami. Pelaku yang diketahui berjumlah sekitar 50 orang, hanya 3 yang tertangkap. Yang lain masih bebas bergerak dan mengancam keselamatan warga Kampung Kompak,” ungkap Poltak Silitonga kepada wartawan.
Keyakinan terhadap proses hukum menjadi harapan warga. Namun, ketika keamanan mereka terancam, kegelisahan pun membuncah. “Kami sangat percaya pihak Polrestabes Medan akan menindaklanjuti perkara ini dengan serius. Kami butuh keadilan agar warga Kampung Kompak bisa hidup tenang tanpa ancaman,” tambahnya.
Ancaman premanisme yang meresahkan menjadi latar belakang utama dari desakan warga ini. Poltak Silitonga SH. MH menegaskan, “Kami akan terus mengawal dan mendukung pihak kepolisian dalam memberantas premanisme yang merajalela di kota Medan. Keadilan harus dijunjung tinggi, tanpa pandang bulu.”
Rahman Tua Nasution, salah satu korban pembacokan yang mewakili warga Kampung Kompak, menunjukkan betapa mendesaknya penangkapan para pelaku. “Kami tidak bisa hidup dalam ketakutan. Kami menuntut agar para pelaku segera ditangkap, agar kami bisa kembali menjalani kehidupan dengan aman dan tenteram,” tegasnya.
Di balik bayang-bayang ancaman, semangat keadilan tetap berkobar dalam setiap langkah warga Kampung Kompak. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang terus berjuang untuk keamanan dan kedamaian di tengah kota yang tercabik oleh ketakutan. Bersama Poltak Silitonga SH. MH, mereka mengibarkan bendera keadilan, siap berperang melawan ketidakadilan yang mengintai.
(RAZ)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar menjalankan perannya sebagai penjaga d
NASIONAL
JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Peme
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem memastikan pemerintah akan mendorong hilirisasi minyak dan gas (migas) dari Blok Anda
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Polres Tanjung Jabung Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026 di Lapangan Hijau Polres Tanjung
NASIONAL
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., mewakili Kapolda Aceh memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke8
NASIONAL
BINJAI Dugaan penyimpangan penggunaan aset milik Pemerintah Kota Binjai kembali menjadi perhatian publik. Aliansi Pemuda Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
Oleh Rasi Kasim Samosir, S.P., M.SiPEMBANGUNAN Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan menjadi salah satu langkah pemerintah dala
OPINI
CIANJUR Selain dikenal sebagai situs megalitikum terbesar di Indonesia, Gunung Padang di Kabupaten Cianjur juga menyimpan tradisi yang m
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam amanat penting kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saa
NASIONAL
BOGOR Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara yang
NASIONAL