Pecah Telur 35 Tahun! Tumbangkan Thailand via Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
KENDARI -Keluarga seringkali menjadi tempat yang paling nyaman bagi sebagian besar dari kita, namun ada kisah yang menggelapkan suasana hangat keluarga. Kejadian tragis yang baru-baru ini terjadi di Kendari mengguncang batin banyak orang. Seorang menantu, Novi Damayanti alias ND, telah mengurai sebuah kisah kejam yang membuat kita terhenyak.
Dalam kesaksiannya yang menggetarkan, ND mengungkapkan motifnya yang kelam dalam pembunuhan ibu mertuanya sendiri, Mirna. Wanita berusia 24 tahun itu tidak hanya membunuh dengan cara yang sadis, namun juga melibatkan seorang pembunuh bayaran untuk mengakhiri nyawa sang ibu mertua. Kisah ini seperti plot dari sebuah film kejahatan yang mencekam.
Dendam yang dipendam dalam hati ND terungkap dalam kata-kata yang tajam. Ia mengaku tidak pernah dianggap oleh keluarga suaminya sejak pernikahannya, dan sakit hati itu menjadi bumerang bagi nyawa Mirna. Berencana untuk menyewa seorang eksekutor bayaran, ND bahkan membuat skenario pembegalan untuk mengelabui pihak berwenang. Namun, kejahatan ini tidak bisa disembunyikan selamanya.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, mengungkapkan bahwa motif tersangka adalah dendam dan sakit hati karena campur tangan Mirna dalam urusan rumah tangga ND. Begitu banyak drama yang terjadi sebelum aksi keji itu terjadi. Pertemuan di ATM, makan bersama dengan CM yang menjadi eksekutor, hingga perjalanan belanja yang menyesatkan adalah bagian dari rencana keji itu.
Namun, kebusukan hati tidak bisa disembunyikan selamanya. Curiga timbul saat keterangan ND berubah-ubah, menggiring penyidik untuk mengungkap kebenaran di balik cerita palsu yang diarahkan untuk mengelabui pihak berwajib. Sekali lagi, kebenaran muncul dari balik kerumitan kebohongan.
Kisah pembunuhan Mirna oleh menantunya sendiri tidak hanya merenggut nyawa seorang ibu, tapi juga merusak kepercayaan dan kehangatan keluarga. Kejadian ini menunjukkan betapa kompleksnya sifat manusia dan bagaimana dendam yang dipendam dapat mengubah segalanya menjadi gelap. Semoga keadilan bisa ditegakkan dan keluarga yang tersisa bisa menemukan kedamaian di tengah kepedihan yang mendalam.
(N/014)
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA Kuasa hukum Denny Indrayana Cs, Refly Harun, meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan
POLITIK
MEDAN Hampir 40 tahun tinggal di rumah papan, Rosila, warga Jalan Rela Gang Buntu, kawasan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dik
PEMERINTAHAN
MEDAN Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menj
PEMERINTAHAN
BINJAI Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai meresmikan kantor baru di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Kary
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraks
PEMERINTAHAN
MEDAN DPRD Kota Medan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Revisi tersebut di
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan silaturahmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi
PEMERINTAHAN