Paripurna DPR Putuskan MKMK Tak Berwenang Proses Laporan Adies Kadir
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyepakati bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak
POLITIK
JAKARTA -Sebuah drama hukum yang mengguncang Jakarta kembali menemukan sorotan dalam kasus dugaan pencucian uang yang menjerat Hanan Supangkat, seorang pengusaha ternama. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kembali bergerak dalam proses penyelidikan, menyita sejumlah dokumen penting dan uang tunai senilai Rp 15 miliar dari kediamannya di Jakarta Barat.
Keberadaan Hanan Supangkat tengah menjadi sorotan publik setelah ia meminta penjadwalan ulang pemeriksaan oleh KPK terkait kasus yang tengah dihadapinya. Pada Kamis (14/3/2024), Hanan yang seharusnya diperiksa oleh KPK pada hari itu tidak hadir, meminta penjadwalan ulang pada Rabu (20/3) pekan depan.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, dalam pernyataannya kepada wartawan menjelaskan bahwa proses penggeledahan pada kediaman Hanan Supangkat telah menghasilkan temuan yang signifikan. Uang dalam bentuk tunai maupun valas senilai Rp 15 miliar diduga memiliki kaitan langsung dengan perkara tersebut. KPK segera melakukan penyitaan dan analisis terhadap temuan tersebut.
Dalam kasus ini, Hanan Supangkat diduga terlibat dalam serangkaian tindak pidana, termasuk pencucian uang (TPPU), yang menjerat mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Syahrul Yasin Limpo sendiri telah dijerat dalam tiga perkara, termasuk pemerasan dan gratifikasi.
Total gratifikasi yang diduga diterima Syahrul Yasin Limpo mencapai angka yang mencengangkan, yakni sebesar Rp 44,5 miliar. Uang tersebut diperolehnya selama menjabat Menteri Pertanian pada periode 2020-2023. Jaksa KPK menyebutkan bahwa Syahrul Yasin Limpo juga meminta jatah 20 persen dari anggaran di setiap sekretariat dan direktorat di Kementerian Pertanian RI, mengancam para pejabat eselon I bahwa jabatan mereka akan terancam jika tidak mengikuti perintah tersebut.
KPK, sebagai lembaga penegak hukum, terus mengupayakan penyelidikan secara mendalam terhadap kasus ini. Masyarakat menantikan hasil yang adil dan transparan dari proses hukum yang sedang berlangsung. Penegakan hukum yang tegas terhadap kasus korupsi dan TPPU diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.
Dalam suasana ketegangan dan kecurigaan, kasus ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin memperhatikan integritas dan akuntabilitas dalam dunia bisnis dan politik. Tagar #HukumTegasKPK menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi untuk menciptakan tatanan sosial yang lebih adil dan bermartabat.
(K/09)
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyepakati bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak
POLITIK
WASHINGTON, D.C. Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah program prioritas pemerintahannya di hadapan pengusaha Amerika Serikat da
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meresmikan Kantor Camat dan Puskesmas Pagar Merbau yang baru pada Rabu (18/2/2026), denga
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN, SUMATERA UTARA Kabupaten Tapanuli Selatan mencatatkan prestasi gemilang dalam pencegahan korupsi daerah. Berdasarkan r
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ahmad Sahroni resmi menjabat kembali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, menggantikan Rusdi Masse yang berpindah dari NasDem
POLITIK
WASHINGTON DC Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian penghematan anggaran negara sebesar USD 18 miliar atau sekitar Rp303,1 triliu
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menegaskan tidak memiliki rencana untuk mengembalikan UndangUndang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) ke versi la
POLITIK
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) mengalami kenaikan tipis pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Berdasarkan laman resm
EKONOMI
BATUBARA Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar kegiatan gotong royong kebersih
NASIONAL
MEDAN Meski diguyur rintik hujan, jajaran Pemko Medan, TNI, dan Polri tetap semangat mengikuti apel gabungan pemantauan ketenteraman mas
PEMERINTAHAN