BREAKING NEWS
Minggu, 15 Februari 2026

Kasus Korupsi Dana Program Indonesia Pintar, Dua Tersangka Rektor Universitas Swasta di Jawa Barat Ditahan

BITVonline.com - Kamis, 07 Maret 2024 05:44 WIB
Kasus Korupsi Dana Program Indonesia Pintar, Dua Tersangka Rektor Universitas Swasta di Jawa Barat Ditahan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAWA BARAT – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP). Kedua tersangka tersebut adalah HJ, Rektor Universitas Mitra Karya (Umika), Kota Bekasi, dan S, mantan rektor kampus yang sama.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, menjelaskan bahwa kasus korupsi ini terjadi pada rentang waktu 2020 hingga 2022. Menurutnya, kejaksaan mencatat bahwa aksi keduanya telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 13 miliar.

“Kedua tersangka yang kami amankan berstatus sebagai rektor dan mantan rektor di salah satu kampus swasta di Jawa Barat,” ujarnya seperti dilaporkan pada Kamis (7/3/2024).

Kasus ini bermula ketika kampus tersebut menerima dana PIP dari Pusat Layanan Pendidikan Kemendikbudristek pada tahun 2020. Setiap mahasiswa penerima bantuan tersebut diberikan dana pendidikan sebesar Rp 2,4 juta per semester dan Rp 4,2 juta untuk biaya hidup.

Pada tahun 2022, kampus tersebut kembali menerima bantuan dari Kemendikbudristek sebesar Rp 5,7 juta per semester untuk mahasiswa penerima bantuan. Penyidik Kejati Jabar kemudian menemukan indikasi dugaan korupsi yang terjadi dalam penyaluran bantuan pendidikan tersebut.

“Penyelidikan masih berlangsung dan kami terus mendalami kasus ini. Saat ini, kerugian negara yang tercatat mencapai Rp 13 miliar,” tambahnya.

Kasus ini mencuat dan menarik perhatian publik karena menyoroti maraknya praktik korupsi di sektor pendidikan, yang seharusnya menjadi investasi masa depan bangsa. Masyarakat menuntut agar pihak berwenang dapat menindak tegas pelaku korupsi demi tegaknya keadilan dan keberlanjutan pendidikan yang berkualitas.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru