Legitimasi Kekuasaan Presiden Prabowo Dibangun di Atas Demokrasi Sah dan Kuat
JAKARTA Ketua Koordinator Relawan Prabowo Digital Team (PRIDE), Anthony Leong, menegaskan legitimasi kekuasaan Presiden Prabowo Subianto
POLITIK
JAKARTA – Rektor Universitas Pancasila (UP), Edie Toet Hendratno, selesai menjalani klarifikasi perdana terkait kasus dugaan pelecehan. Edie menyatakan bahwa proses klarifikasi berjalan lancar dan dia senang bisa mengungkapkan kebenaran di hadapan penyidik di Polda Metro Jaya.
“Wawancaranya berjalan dengan lancar. Proses hukum memang seperti ini, tidak ada yang luar biasa, dan kami senang, saya senang, karena akhirnya kami bisa mengungkapkan yang sebenarnya,” ujar Edie.
Namun, kuasa hukum Edie, Faizal Hafied, menuding bahwa pelaporan terhadap kliennya memiliki motif politisasi kampus, terutama karena pelaporan itu dibuat saat momen pemilihan rektor baru.
“Jadi ini kental sekali karena ada pemilihan rektor di bulan Maret ini, ada pelaporan sehingga mendiskreditkan klien kami. Ini merupakan pembunuhan karakter bagi klien kami yang seharusnya masih bisa melanjutkan prestasinya,” kata Faizal.
Meskipun demikian, Faizal enggan merespon kronologi dugaan pelecehan yang diungkap oleh korban beberapa waktu lalu. Dia menegaskan bahwa pelaporan tersebut menjadi pembunuhan karakter kliennya menjelang pemilihan rektor.
“Kami mengimbau kepada pihak yang melaporkan untuk segera sadar, karena ini sudah lama sekali. Dan jangan sampai ini menjadi proses yang sangat politis, berkaitan dengan pemilihan rektor. Seandainya tidak ada pemilihan rektor pada Maret ini, diyakini tidak akan ada laporan-laporan polisi terhadap klien kami,” tegas Faizal.
Sementara itu, kuasa hukum korban, Amanda Manthovani, menyebut bahwa dugaan pelecehan seksual terjadi pada Februari 2023 di ruangan kerja terlapor. Menurutnya, korban merasa dirugikan setelah mengalami pelecehan tersebut dan akhirnya memutuskan untuk membuat laporan ke Polda Metro Jaya.
“Pada Februari 2023, terlapor memanggil korban ke ruangannya dalam rangka pekerjaan,” ungkap Amanda.
Dalam keterangan lebih lanjut, Amanda menjelaskan bahwa korban merasa terkejut ketika tiba-tiba dicium di pipi oleh terlapor, yang kemudian menyentuh bagian sensitif korban. Korban akhirnya mengadukan kejadian tersebut kepada atasan, namun justru mendapatkan surat mutasi dan demosi sebagai tanggapan atas keluhannya.
Sementara proses hukum terus berjalan, baik pihak korban maupun terlapor menantikan hasil investigasi lebih lanjut dari penyidik.
(K/09)
JAKARTA Ketua Koordinator Relawan Prabowo Digital Team (PRIDE), Anthony Leong, menegaskan legitimasi kekuasaan Presiden Prabowo Subianto
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku baru mengetahui adanya pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang
EKONOMI
MANDAILING NATAL Ribuan masyarakat Mandailing Natal menghadiri halalbihalal dan tabligh akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pernyataan pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, dan aktivis Islah Bahrawi terkait
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah tokoh masyarakat mendesak pembentukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGPF) terkait kasus penyiraman air keras t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, melontarkan kritik tajam terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset yang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dalam sidang perkara korupsi di Pengadilan Negeri Medan, terpidana kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto merespons polemik terkait isu pemakzulan dirinya. Dalam arahannya, Rabu (8/4/2026), Prabowo menegaskan
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden RI ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menekankan bahwa polemik mengenai ijazah Presiden ke7, Joko Widodo, seharu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Keputusan Meta untuk menghapus enkripsi endtoend (E2EE) pada fitur direct message (DM) di Instagram mulai 8 Mei 2026 memicu ke
SAINS DAN TEKNOLOGI