BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

Tiga Pelaku Pengeroyokan Prajurit TNI di Deli Serdang Menyerahkan Diri ke Polisi

Redaksi - Kamis, 06 Februari 2025 14:13 WIB
Tiga Pelaku Pengeroyokan Prajurit TNI di Deli Serdang Menyerahkan Diri ke Polisi
Suasana warung yang diserang puluhan prajurit Resimen Arhanud-2/SSM di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Kamis (30/1/2025
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMUT -Tiga pria yang terlibat dalam pengeroyokan terhadap prajurit TNI dari Resimen Arhanud-2/SSM, Praja Darma Lubis, di Desa Durin Simbelang, Deli Serdang, Sumatera Utara, telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (5/2/2025), saat ketiga pelaku, yang berinisial BS (32), OT (23), dan JK (24), warga Desa Namo Riam, melapor ke Polsek Pancur Batu.

Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha, menjelaskan bahwa penyerahan diri ketiga pelaku diterima langsung oleh Polsek Pancur Batu dan pihak Arhanud-2. Para pelaku mengaku khilaf dan mengungkapkan bahwa mereka tidak mengetahui bahwa korban adalah anggota TNI.

"Ini adalah langkah positif, kami berharap proses hukum berjalan dengan transparan dan adil sesuai aturan yang berlaku," ujar Dody dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Kamis (6/2/2025).

Dody juga mengimbau agar prajurit di Resimen Arhanud-2/SSM tetap menjaga situasi kondusif setelah penyerahan diri para pelaku. Ia berharap proses hukum yang akan dijalani para pelaku dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan ini bermula saat Praka Darma melintas di Jalan GBKP, Dusun Lau Gelunggung, pada Rabu (29/1/2025). Ia berpapasan dengan tiga pemuda yang mengendarai sepeda motor trail dengan knalpot racing. Para pemuda itu menggeberkan motornya ke arah Praka Darma, yang kemudian merasa terganggu dan mengikuti mereka hingga tiba di sebuah warung milik warga.

Setelah terjadi cekcok mulut, tiga pemuda tersebut bersama teman-temannya, yang jumlahnya sekitar 10 orang, melakukan pengeroyokan terhadap Praka Darma. Akibat kekalahan jumlah dan pukulan kayu di wajah dan punggung, Praka Darma melarikan diri ke kebun sawit dan bersembunyi.

Praka Darma kemudian meminta pertolongan melalui grup WhatsApp anggota Resimen Arhanud, dan dalam waktu singkat, puluhan prajurit tiba di lokasi. Terjadilah insiden perusakan warung, satu mobil, dan tiga sepeda motor milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Proses hukum terkait pengeroyokan ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan para pelaku untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

(km/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru