BREAKING NEWS
Rabu, 18 Maret 2026

Tim Gabungan Bais TNI dan Kemendag Gerebek Gudang Oli Oplosan di Deli Serdang

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2025 22:06 WIB
Tim Gabungan Bais TNI dan Kemendag Gerebek Gudang Oli Oplosan di Deli Serdang
Tim gabungan dari Bais TNI, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Pertamina, dan pihak terkait lainnya menggerebek gudang penyimpanan oli di Komplek Harmoni Warehouse, Jalan Pasar Melintang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Rabu (19
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMUT -Tim gabungan dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) Mabes TNI, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Pertamina, dan pihak terkait lainnya menggerebek sebuah gudang penyimpanan oli di Komplek Harmoni Warehouse, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (19/2/2025) pagi.

Saat penggerebekan, petugas menemukan ribuan kardus berisi botol oli berbagai merek yang diduga palsu. Selain itu, ditemukan pula sejumlah struk jual beli serta satu unit truk bermuatan beberapa karung botol oli kosong yang diduga digunakan untuk pengemasan oli oplosan. Di lantai dua gudang, terdapat puluhan kantong plastik besar berisi botol oli kosong.

Seorang pekerja gudang berinisial Y mengaku tidak mengetahui bahwa oli yang hendak didistribusikan merupakan oli oplosan. "Saya cuma admin, Pak. Baru dua minggu kerja menggantikan admin yang sedang melahirkan. Saya tidak tahu soal oplosan ini," ujarnya.

Usai penggerebekan, sejumlah truk milik Kodam I Bukit Barisan tiba di lokasi untuk mengangkut ribuan kardus oli oplosan guna diperiksa lebih lanjut.

Rangkaian Penggerebekan

Tim gabungan menyasar tiga lokasi, yakni dua gudang di Kompleks Pergudangan Intan serta satu gudang di Harmoni Warehouse.

Ditemukan oli siap edar dan botol kemasan kosong berbagai merek, termasuk Yamalube, Toyota Lexus Oil, Federal Ultrateck, AHM Oil MPX, Deltalube, Genuine Oil Kawasaki, hingga drum bertuliskan logo Pertamina.

Barang bukti diamankan menggunakan truk TNI dari Kodam I Bukit Barisan.

Ratusan dus oli oplosan diduga dikirim dari Tangerang, Banten, kemudian dikemas dan diedarkan ke bengkel-bengkel kecil di wilayah Sumut dan sekitarnya.

Dari tiga gudang yang digerebek, total ditemukan 259.466 botol oli atau 223.658 liter, serta 112 drum berisi pelumas.

Penjelasan Kasdam I/BB

Kasdam I Bukit Barisan, Brigjen TNI Refrizal, membenarkan penggerebekan ini. Ia mengungkapkan bahwa operasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya dugaan keterlibatan oknum TNI dalam bisnis oli palsu. Namun, di lokasi, pihaknya tidak menemukan personel TNI yang terlibat, melainkan hanya pekerja dan barang bukti oli palsu.

Refrizal menambahkan bahwa oli yang ditemukan perlu diperiksa di laboratorium untuk memastikan keasliannya. "Sementara dari keterangan yang saya dapatkan, botolnya berbeda. Kemudian oli juga berbeda. Mungkin itu perlu pengujian laboratorium," ujarnya.

Empat orang pekerja telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu, gudang yang diduga menjadi pusat produksi oli palsu ini telah beroperasi selama 2 hingga 3 tahun.

Pertamina Lubricants melalui Region Manager Sales I, Wahyu Ismail, mengapresiasi langkah yang diambil Kodam I Bukit Barisan. Ia menyebut bahwa Pertamina Lubricants memiliki sistem pengawasan ketat terhadap produk oli dan pelumasnya, termasuk barcode yang bisa dipindai untuk memastikan keaslian produk.

Sebagai langkah lanjutan, Kodam I Bukit Barisan akan berkoordinasi dengan Pertamina, Kemendag, dan Polda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.(tb/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru