BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Kawanan Maling Bobol Kantor PT Daikin di Medan, Salah Satu Pelaku Ditembak Polisi

Adelia Syafitri - Senin, 10 Maret 2025 09:52 WIB
Kawanan Maling Bobol Kantor PT Daikin di Medan, Salah Satu Pelaku Ditembak Polisi
Pelaku saat diamankan petugas kepolisian.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Dua orang pelaku pencurian nekat membobol kantor PT Daikin yang terletak di Jalan Adam Malik, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, pada Kamis (23/1/2023).

Aksi pencurian yang dilakukan para pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga, antara lain tiga laptop, tiga powerbank, dan uang tunai sebesar Rp 1,9 juta.

Menurut keterangan Kapolsek Medan Barat, Kompol JM Napitupulu, para pelaku melancarkan aksinya dengan cara memanjat pagar belakang kantor dan kemudian masuk melalui lantai dua setelah mencongkel pintu.

Aksi ini berhasil diketahui setelah pihak perusahaan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Barat.

Salah satu pelaku, Pala Nasution (24), berhasil ditangkap pada Sabtu (8/3) di sekitar Jalan Adam Malik.

Namun, saat proses pengembangan kasus, pelaku mencoba melawan petugas.

Oleh karena itu, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan melumpuhkan Pala dengan tembakan di bagian kaki kanan.

Kompol Napitupulu menyebutkan bahwa pelaku Pala adalah seorang residivis yang telah empat kali masuk penjara terkait kasus pencurian dan narkoba.

Berdasarkan pengakuan Pala, uang hasil pencurian tersebut sebesar Rp 3 juta digunakan untuk membeli narkoba dan kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, teman pelaku yang berinisial C masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

C diduga menjual barang-barang hasil curian kepada penadah, yang kini masih dalam penyelidikan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Kompolnas Bukan Lembaga Pengawas

Kompolnas Bukan Lembaga Pengawas

OlehHabiburokhman. KAMI perlu menanggapi pengawasan kinerja Polri oleh Kompolnas. Perlu digarisbawahi bahwa Kompolnas bukanlah lembaga pen

OPINI