Salat Disebut Tak Diterima 40 Hari karena Dosa, Apakah Wajib Qadha?
JAKARTA Pernah mendengar pernyataan bahwa salat tidak diterima selama 40 hari karena melakukan dosa tertentu? Ungkapan tersebut memang b
AGAMA
ASAHAN -Kasus meninggalnya Pandu Brata Syahputra Siregar (17), seorang pelajar asal Simalungun, yang baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial, kini mendapat tanggapan resmi dari Polres Asahan, Kamis (13/3/2025).
Dalam klarifikasinya, pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada unsur penganiayaan oleh oknum polisi terkait insiden tersebut.
Kronologi kejadian bermula pada Sabtu (9/3/2025) sekitar pukul 00.00 WIB, saat petugas Polsek Simpang Empat menerima laporan tentang sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan balap liar di Jl. Sungai Lama, Desa Perkebunan Hessa, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.
Ketika petugas tiba di lokasi, mereka membubarkan kerumunan pemuda tersebut.
Namun, saat patroli berlanjut, petugas melihat empat pemuda yang berboncengan di satu sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan perilaku berbahaya, seperti zigzag di jalan.
Polisi kemudian melakukan pengejaran dan mencoba menghentikan mereka, tetapi para pemuda justru mempercepat kendaraan mereka.
Saat melaju, salah satu pemuda, yang kemudian diketahui bernama Pandu Brata Syahputra Siregar, melompat sendiri dari sepeda motor yang masih bergerak, jatuh ke tanah, dan berusaha bangkit sebelum terjatuh kembali dalam posisi telungkup.
Petugas segera mengamankannya dan menemukan luka di pelipis kanan Pandu akibat benturan saat terjatuh.
Melihat kondisi Pandu, petugas segera membawanya ke Puskesmas Simpang Empat untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah pemeriksaan sekitar 30 menit, Pandu kemudian dibawa ke Polsek Simpang Empat untuk pembinaan lebih lanjut.
Selama berada di Polsek, dilakukan tes urine yang menunjukkan hasil positif mengonsumsi narkoba.
Semua aktivitas Pandu di Polsek terekam oleh CCTV, dan pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada tindakan kekerasan atau penganiayaan yang dilakukan oleh petugas.
Pada pukul 10.00 WIB, keluarga Pandu datang ke Polsek untuk menemuinya, dan sekitar pukul 13.00 WIB, Pandu dijemput dalam kondisi sadar, bisa berjalan, dan hanya mengalami luka pada pelipis akibat terjatuh.
Keluarga juga memeriksanya secara langsung, dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lainnya. Semua proses ini juga direkam dalam video sebagai bukti tidak adanya penganiayaan.
Menanggapi beredarnya tuduhan penganiayaan di media sosial, Kapolres Asahan AKBP Afdhal menegaskan bahwa pihak kepolisian siap bekerja sama dengan keluarga korban, saksi, dan pihak terkait lainnya untuk mengungkap fakta sebenarnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Kami akan menindaklanjuti informasi ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Jika ada bukti atau informasi lainnya, kami sangat terbuka untuk memeriksanya," ujar Kapolres.
Polres Asahan juga mengingatkan agar masyarakat tidak cepat menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab meninggalnya Pandu Brata Syahputra Siregar.
(tb/a)
JAKARTA Pernah mendengar pernyataan bahwa salat tidak diterima selama 40 hari karena melakukan dosa tertentu? Ungkapan tersebut memang b
AGAMA
MEDAN Setiap kali menghadiri pesta pernikahan adat Batak, ada satu hidangan yang hampir selalu mencuri perhatian ikan mas arsik.Hidanga
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara untuk pertama kalinya tampil sebagai news anchor atau pembawa berita utama dalam
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD LA
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menekankan pentingnya kekompakan, kerja tim, dan kom
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Aula Lantai I Kantor
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong percepatan realisasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Medan Ray
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong penggunaan listrik yang bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Pemprov Su
NASIONAL
MEDAN Pendidikan karakter dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk moral, etika, dan kepribadian positif anak agar mampu menghadap
PENDIDIKAN