Torpedo FC Menang 3-1 atas Sinar Muda FC, Lolos ke Semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17!
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
MEDAN -Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sumatera Utara (Sumut) mengkritik keras kinerja Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumut.
Kritik ini dilontarkan oleh Ketua Komisariat Daerah Sumut PMKRI, Sintong Sinaga, yang menilai bahwa Kapolda Sumut gagal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan tertinggi di Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Irjen Pol Whisnu, yang dilantik sebagai Kapolda Sumut pada Agustus 2024, menggantikan Komjen Agung Setya Imam Effendi, yang ditugaskan sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN).
Namun, menurut PMKRI Sumut, meskipun Irjen Pol Whisnu memiliki rekam jejak karir yang panjang dan cemerlang, sejak dilantik sebagai Kapolda Sumut, banyak peristiwa yang mencoreng citra kepolisian di wilayah tersebut.
Sintong Sinaga mengungkapkan beberapa kasus yang menjadi sorotan masyarakat, di antaranya penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polsek Simpang Empat di wilayah hukum Polres Kabupaten Asahan, penganiayaan tahanan yang dilakukan oleh tiga anggota kepolisian di wilayah hukum Polrestabes Medan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, serta kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Kompol Ramli Sembiring, Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Sumut.
"Sejak Irjen Pol Whisnu menjabat, semakin banyak anggota kepolisian di Sumut yang terlibat tindak pidana. Kasus-kasus ini bukan hanya menunjukkan bahwa Kapolda Sumut kehilangan kemampuan untuk menjaga citra institusi yang beliau pimpin, tetapi juga terkait dengan dugaan aliran dana dari Kompol Ramli kepada atasannya," tegas Sintong Sinaga.
Menurut Sintong, kepolisian harus mampu menunjukkan kinerja yang optimal, terutama di bawah pemerintahan yang baru saat ini.
Namun, masalah internal di tubuh kepolisian Sumut yang melibatkan anggota-anggota yang tidak lagi memiliki kecintaan terhadap institusi sangat merugikan masyarakat dan mencoreng citra penegakan hukum.
PMKRI Sumut mendesak agar Kapolda Sumut segera dicopot dari jabatannya jika tidak mampu memperbaiki kinerja kepolisian dan menjaga citra institusi yang dipimpinnya.
"Kita akan terus memperjuangkan dan menyuarakan kegagalan Kapolda Sumut dalam menjaga dan mengayomi masyarakat," tambah Sintong Sinaga.
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
JAKARTA Bareskrim Polri tengah mendalami kasus jaringan jual beli emas hasil tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Danke Rajag
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memimpin kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan
NASIONAL
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Kabupaten Semarang pa
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa terdapat 16 orang ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Analis Kebijakan Publik, Said Didu, berpendapat bahwa perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah (Timteng) lebih banyak membaw
NASIONAL
JAKARTA Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFI
SOSOK
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (B
EKONOMI