KPK Kejar Jejak Suap Ijon Proyek Rp980 Juta, 8 Saksi Diperiksa dan 3 Lokasi Digeledah
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, menegaskan pentingnya penegakan hukum yang transparan dan akuntabel terkait kasus penembakan yang dilakukan oleh dua oknum anggota TNI terhadap tiga personel Polres Way Kanan di Lampung.
Kasus ini terjadi saat operasi penggerebekan arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, pada Senin, 17 Maret 2025.
Sarifah menyatakan bahwa proses investigasi harus dilakukan secara independen, profesional, dan tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.
"Proses hukum terhadap oknum yang diduga terlibat dalam penembakan ini harus dilaksanakan dengan akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab. Proses yang salah harus dihukum secara maksimal," tegasnya.
Tiga polisi yang tewas dalam insiden tersebut adalah Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto, Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto, dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta.
Mereka tertembak saat melakukan penggerebekan di lokasi judi sabung ayam yang tengah berlangsung.
Sarifah mengungkapkan keyakinannya bahwa TNI akan menuntaskan kasus ini secara profesional dan berharap investigasi berjalan dengan baik agar keadilan dapat ditegakkan.
"Kami percayakan kepada TNI untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk dengan melakukan investigasi bersama Polri jika ada keterlibatan sipil," tambahnya.
Sarifah juga menekankan pentingnya memberikan penghargaan kepada para korban yang gugur dalam tugas.
"Kami mendorong pemerintah untuk memberikan reward atau penghargaan kepada korban yang gugur dalam menjalankan tugas. Perhatian khusus juga harus diberikan kepada keluarga dan anak-anak mereka yang ditinggalkan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, mengonfirmasi bahwa kedua oknum TNI yang terlibat dalam penembakan tersebut telah menyerahkan diri dan ditahan oleh Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) Mako Kodim 0427/Way Kanan.
"Benar sudah ditahan," ujar Eko.
Kasus ini berawal ketika Polsek Negara Batin menerima informasi tentang aktivitas judi sabung ayam.
Setelah penyelidikan awal, tim kepolisian dikerahkan untuk melakukan penggerebekan.
Namun, saat mereka tiba di lokasi, mereka diserang dengan tembakan oleh orang tak dikenal yang kemudian diketahui sebagai dua oknum anggota TNI.
Investigasi terkait insiden ini terus berjalan, dan semua pihak diharapkan untuk menunggu proses hukum yang sedang berlangsung.
(km/a)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik yang dilakukan Indonesia Political Opinion (I
POLITIK
JAKARTA Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026. Skuad Garuda hanya mampu finis di pering
OLAHRAGA
JAKARTA Bank Indonesia kembali membuka kesempatan kerja melalui Seleksi Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) Angka
NASIONAL
JAKARTA Memilih laptop gaming dengan harga sekitar Rp10 juta hingga Rp15 jutaan kini semakin menarik. Di kelas harga tersebut, konsumen su
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menanggapi pandangan yang menyebut Sekolah Rakyat tidak bermutu. Teddy
PENDIDIKAN
MEDAN Perempuan berinisial WLG, mantan istri anggota polisi yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di Medan, Sumatera Utara,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kinerja dua tahun pemeri
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gedung Kesenian Jakarta menjadi ruang perjumpaan beragam ekspresi seni tradisi dalam Festival Bedhayan ke6 Tahun 2026 yang dige
SENI DAN BUDAYA