Budi Arie Bela Gibran di Tengah Wacana Pemakzulan: Jangan Sekali-Sekali Lawan Anak Muda!
JAKARTA Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menilai tekanan dan tantangan politik merupakan bagian penting dalam membentuk karakter seora
POLITIK
BATUBARA – Pengusutan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan seorang oknum pegawai PT Inalum, masih belum menemukan titik terang. Meskipun sudah satu bulan lebih dilaporkan, namun hingga kini Polres Batubara belum menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka.
Ketua Umum Komunitas Sedekah Jum'at (KSJ), Saharuddin, melalui laman Facebook pribadinya, menyampaikan desakan agar Direktur Utama PT Inalum segera mengambil tindakan tegas terhadap pegawainya yang terlibat dalam kasus ini.
Dalam unggahannya, Saharuddin menulis, "Kami mendesak Dirut PT Inalum tindak tegas dengan memberhentikan/memecat karyawannya yang terlibat kasus pencabulan anak," tulisnya nada mendesak.
Menanggapi hal ini, Redaksi BITVOnline menghubungi Manajemen KSJ Pusat melalui Ariswan pada Kamis (20/3/2025). Dalam keterangannya, Ariswan menegaskan bahwa KSJ mendesak PT Inalum untuk segera menindak pegawai yang diduga terlibat dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
"Jangan sampai ada pihak yang melindungi pelaku, karena kejahatan terhadap anak harus ditindak secara tegas," ujar Ariswan.
KSJ juga memberikan ultimatum kepada PT Inalum, bahwa jika dalam waktu 3 x 24 jam tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan, mereka akan menggelar aksi menyampaikan pendapat di muka umum.
Selain itu, Ariswan juga menyampaikan, pada Jumat (21/3/2025), Ketua Umum KSJ bersama tim berencana untuk mengunjungi PT Inalum di Kuala Tanjung untuk bersilaturahmi dengan manajemen perusahaan dan meminta agar pegawai yang diduga terlibat dalam kasus ini segera diberhentikan.
Kasus ini juga mendapat perhatian luas di media sosial. Salah satu komentar dari akun Rahmadsyah ComeBack yang menuliskan, "Peran Komisi Perlindungan Anak Daerah Batubara harus segera turun tangan untuk memfasilitasi dan memberi pendampingan kepada korban. Dengan bukti yang cukup, pelaku harus segera diamankan."
Hingga berita ini diterbitkan, PT Inalum belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan dari KSJ maupun perkembangan kasus yang sedang berjalan. Publik berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah konkret untuk menuntaskan kasus ini demi keadilan bagi korban dan demi penegakan hukum di negeri ini.*
JAKARTA Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menilai tekanan dan tantangan politik merupakan bagian penting dalam membentuk karakter seora
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bergulir setelah pu
POLITIK
BINJAI Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Dr. Djoelham Binjai, drg. Doni Asrin, mendatangi rumah duka keluarga pasien yang mening
KESEHATAN
JAKARTA TNI menahan Letkol Inf Arman, Kepala Seksi Intelijen Gartap 1/Jakarta, terkait dugaan penyewaan rumah dinas di Kompleks Perumaha
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan dirinya tetap menjadi kader Partai Gerindra meskipun mertuanya, Presiden ke7 RI
POLITIK
MEDAN Perum BULOG mencatatkan realisasi pengadaan beras nasional sebesar 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026. Angka tersebu
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH BESAR Ketua Majelis Syura Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA, mengajak umat Islam menjadikan ajaran d
AGAMA
BINJAI Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, S.Pd., M.Kesos., menegaskan pentingnya kaderi
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi polemik dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah Mahkama
POLITIK
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, meminta percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana diiku
PEMERINTAHAN