KPK Kejar Jejak Suap Ijon Proyek Rp980 Juta, 8 Saksi Diperiksa dan 3 Lokasi Digeledah
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG -Kodam II/Sriwijaya mengonfirmasi bahwa dua prajurit TNI, Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah, yang terlibat dalam penembakan yang menewaskan tiga anggota polisi saat penggerebekan arena sabung ayam di Way Kanan, Lampung, masih berstatus sebagai saksi.
Hingga kini, belum ada bukti yang cukup kuat untuk menjerat keduanya sebagai tersangka.
Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, menjelaskan bahwa kedua prajurit tersebut berada di lokasi kejadian saat insiden penembakan terjadi.
Meskipun sudah diperiksa, Eko menegaskan bahwa status mereka tetap saksi.
"Oknum kita dua orang ini sudah diambil keterangan dan sudah diperiksa, statusnya saksi. Butuh alat bukti lain untuk mempertersangkakan, walaupun ada di TKP," ujar Eko, Kamis (20/3/2025), saat ditemui di Palembang.
Saat ini, kedua prajurit tersebut ditahan di Denpom II/3 Lampung untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, menunggu hasil uji balistik yang dilakukan oleh Mabes Polri.
Uji balistik bertujuan untuk mengetahui jenis peluru dan senjata yang digunakan dalam penembakan yang menewaskan tiga anggota polisi tersebut.
"Hasil uji ini akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keterlibatan atau tidaknya kedua prajurit TNI," tambah Eko.
Selain itu, tim gabungan yang menangani kasus ini juga menemukan senjata laras panjang di lokasi sabung ayam yang saat ini sedang diperiksa oleh Denpom.
Senjata ini masih dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan asal-usulnya dan apakah senjata tersebut rakitan atau tidak.
"Denpom juga butuh tenaga ahli untuk memastikan senjata tersebut rakitan atau bukan," jelas Eko.
Kasus penembakan yang mengakibatkan tewasnya tiga polisi ini masih dalam tahap penyelidikan.
Pihak berwenang terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk memastikan kronologi kejadian dan mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab.
Kodam II/Sriwijaya dan Mabes Polri berkomitmen untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini dan memastikan bahwa pihak yang bersalah akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
(km/a)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik yang dilakukan Indonesia Political Opinion (I
POLITIK
JAKARTA Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026. Skuad Garuda hanya mampu finis di pering
OLAHRAGA
JAKARTA Bank Indonesia kembali membuka kesempatan kerja melalui Seleksi Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) Angka
NASIONAL
JAKARTA Memilih laptop gaming dengan harga sekitar Rp10 juta hingga Rp15 jutaan kini semakin menarik. Di kelas harga tersebut, konsumen su
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menanggapi pandangan yang menyebut Sekolah Rakyat tidak bermutu. Teddy
PENDIDIKAN
MEDAN Perempuan berinisial WLG, mantan istri anggota polisi yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di Medan, Sumatera Utara,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kinerja dua tahun pemeri
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gedung Kesenian Jakarta menjadi ruang perjumpaan beragam ekspresi seni tradisi dalam Festival Bedhayan ke6 Tahun 2026 yang dige
SENI DAN BUDAYA