8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
TAPSEL -Masyarakat Desa Sipange Godang, Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan, mendesak agar kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum Kepala Desa (Kades) Sipange Godang segera diproses secara cepat dan transparan.
Aktivis anti-korupsi Saifuddin Lubis menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak boleh diperlambat karena dapat menimbulkan ketegangan di antara warga desa.
"Jangan biarkan kasus ini terkatung-katung atau diperlambat. Masyarakat berhak melihat proses hukum yang berjalan untuk menghindari fitnah dan saling curiga," ujar Saifuddin Lubis, yang juga seorang jurnalis.
Dia menekankan bahwa Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang juga merupakan adik kandung oknum Kades, harus turut diperiksa untuk memastikan sejauh mana keterlibatannya dalam dugaan korupsi ini.
Saifuddin mengingatkan bahwa dana desa dikelola berdasarkan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan, sehingga setiap penyimpangan harus diperiksa dengan serius.
"Kami berharap seluruh unsur di desa, seperti PNNB, BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, baik itu tokoh ulama maupun adat, dapat proaktif dalam mengungkapkan kasus ini," katanya.
Aktivis ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini dan tidak akan segan untuk membawa kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) atau bahkan Kejaksaan Agung (Kejagung) jika diperlukan. "Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas," tambahnya.
Masyarakat Sipange Godang juga melaporkan bahwa Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga tidak aktif dalam menjalankan tugasnya, malah suaminya yang berinisial "P", seorang guru PPP3K, yang selalu hadir dan terlibat langsung dalam pengelolaan administrasi desa.
"Sekdes tidak pernah muncul, yang selalu mengambil andil adalah suami Sekdes," kata salah satu warga yang meminta namanya tidak dicantumkan.
Sebagai langkah hukum, beberapa warga Desa Sipange Godang telah dipanggil oleh pihak kejaksaan pada Senin, 24 Maret 2025, untuk dimintai keterangan.
Hari ini, warga yang dipanggil diminta untuk membawa dokumen terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kades Sipange Godang yang berinisial "EAP".
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA