BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Wartawan Juwita Tewas Diduga Dibunuh, Oknum TNI AL Balikpapan Diamankan

Adelia Syafitri - Kamis, 27 Maret 2025 09:50 WIB
Wartawan Juwita Tewas Diduga Dibunuh, Oknum TNI AL Balikpapan Diamankan
Seorang anggota TNI AL yang bertugas di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Kalimantan Timur diduga terlibat dalam kasus pembunuhan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, di Mako Lanal Balikpapan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KALIMANTAN SELATAN -Misteri kematian Juwita, seorang jurnalis media online Newsway.co.id, mulai menemukan titik terang setelah empat hari penyelidikan.

Korban ditemukan tewas di tepi Jalan Gunung Kupang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (22/3/2025).

Awalnya, kasus ini diduga sebagai kecelakaan lalu lintas, namun sejumlah kejanggalan mengarah pada dugaan pembunuhan.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (26/3/2025), Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, mengonfirmasi bahwa seorang anggota Lanal Balikpapan berinisial J, yang berpangkat Kelasi Satu, diduga terlibat dalam kematian Juwita.

Juwita ditemukan bersama sepeda motornya di lokasi kejadian tanpa tanda-tanda kecelakaan.

Beberapa barang pribadinya, seperti ponsel dan dompet, hilang, semakin memperkuat dugaan tindak kriminal.

Selain itu, luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban tidak sesuai dengan luka akibat kecelakaan biasa.

Rekan korban, Teny, menyatakan bahwa Juwita masih sempat membalas pesan WhatsApp pada pukul 10:49 Wita.

Namun, pesan terakhir yang dikirim pada pukul 12:01 Wita tidak lagi dibaca.

Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa kejadian tersebut bukan kecelakaan biasa.

Koordinator Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banjarmasin, Rendy Tisna, juga menyoroti posisi tubuh korban yang terlentang dengan helm masih terpasang.

Menurutnya, hal ini tidak umum terjadi dalam kasus kecelakaan lalu lintas.

Kelasi Satu J, yang baru bertugas satu bulan di Lanal Balikpapan, kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak penyidik tengah mendalami hubungan antara korban dan terduga pelaku serta motif di balik kejadian ini.

Mayor Ronald Ganap menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan.

"Kami berkomitmen untuk mengungkap kebenaran dan memastikan bahwa kasus ini diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Kematian Juwita menarik perhatian banyak pihak, terutama dari kalangan media dan masyarakat.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmie, serta mantan Anggota Komnas HAM, Hairansyah, menekankan pentingnya transparansi dalam penyidikan.

Mereka menegaskan bahwa kasus ini bukan hanya soal pembunuhan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan jurnalis dan kebebasan pers.

Pihak keluarga korban turut mendatangi Polres Banjarbaru untuk menuntut kejelasan lebih lanjut.

Mereka meminta agar penyelidikan dilakukan dengan adil dan tidak ada upaya menutupi fakta.

Pihak kepolisian dan TNI AL berjanji akan menyelesaikan kasus ini secara profesional.

Masyarakat kini menantikan hasil penyidikan untuk mengetahui apakah kematian Juwita berkaitan dengan profesinya sebagai jurnalis atau faktor lainnya.

(tb/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru