Mendagri Ungkap Kemiskinan Papua Masih di Atas Nasional, Papua Selatan Justru Naik
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Papua masih berada di atas ra
NASIONAL
JAKARTA -Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta mengungkap modus dalam kasus dugaan korupsi terkait penyimpangan anggaran di Dinas Kebudayaan DKI Jakarta pada tahun 2023. Kasus ini melibatkan dugaan pemalsuan stempel untuk kegiatan yang tidak pernah dilaksanakan, namun tercatat dalam anggaran dengan nominal yang sangat besar.
Kasipenkum Kejati Jakarta, Syahron Hasibuan, menjelaskan bahwa kegiatan yang diduga fiktif ini berhubungan dengan penggunaan anggaran yang melibatkan kegiatan seni budaya yang tidak sesuai dengan realisasi di lapangan. Modus operandi yang ditemukan adalah pemalsuan stempel sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif untuk menutupi kegiatan yang tidak benar-benar dilakukan.
“Modus yang ditemukan adalah pemalsuan stempel-stempel pada dokumen kegiatan, khususnya untuk kegiatan yang tidak dilaksanakan. Kegiatan tersebut sudah tercatat dalam anggaran, tetapi tidak ada pelaksanaan nyata di lapangan. Jadi, stempel-stempel ini diduga dipalsukan,” jelas Syahron saat dihubungi wartawan pada Kamis (19/12).
Syahron menjelaskan bahwa kegiatan fiktif ini tercatat dalam anggaran sebesar Rp150 miliar, yang seharusnya digunakan untuk mendanai berbagai kegiatan seni dan budaya. Namun, meskipun anggaran telah dicairkan, kegiatan yang seharusnya dilaksanakan ternyata tidak dilaksanakan sesuai dengan laporan.
“Sanggar tari yang terlibat memang ada, namun kegiatan yang dilaporkan tidak dilaksanakan. Ini yang menjadi inti penyelidikan kami,” ujar Syahron, menambahkan bahwa penyimpangan anggaran ini bisa merugikan keuangan negara secara signifikan.
Pada Rabu (18/12/2024), Kejati Jakarta melakukan serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi yang terkait dengan penyimpangan anggaran di Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan yang telah meningkat statusnya sejak 17 Desember 2024.
Syahron mengungkapkan, penyidik Kejati Jakarta telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk laptop, handphone, PC, flashdisk, uang, serta dokumen-dokumen penting lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi.
“Penyidik telah menemukan peristiwa pidana dalam kegiatan ini, dan setelah melakukan pengumpulan data serta keterangan, kasus ini naik ke tahap penyidikan. Kami telah menyita beberapa barang bukti, seperti laptop, handphone, serta dokumen dan berkas yang penting untuk memperjelas proses pidana ini,” ungkap Syahron.
Penggeledahan dilakukan di lima lokasi yang berbeda, antara lain Kantor Dinas Kebudayaan DKI Jakarta di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, serta beberapa lokasi lainnya di Jakarta. Beberapa lokasi yang digeledah meliputi kantor EO GR-Pro di Jalan Duren 3, Jakarta Selatan, dan rumah tinggal yang terletak di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Matraman, Jakarta Timur, dan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Syahron juga menjelaskan bahwa selain dokumen dan perangkat elektronik, sejumlah uang turut disita dalam rangka analisis forensik lebih lanjut untuk melengkapi alat bukti dalam kasus ini.
Kejati Jakarta melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap lebih dalam terkait dugaan penyimpangan anggaran yang melibatkan pihak-pihak terkait. Dengan adanya temuan ini, Kejati Jakarta memastikan bahwa penyidik akan terus bekerja untuk memproses perkara ini hingga ditemukan tersangka yang bertanggung jawab.
“Penggeledahan ini adalah bagian dari upaya kami untuk menyelidiki lebih lanjut dugaan tindak pidana yang terjadi dalam kegiatan ini. Kami akan terus melakukan analisis dan penyempurnaan alat bukti untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” tegas Syahron.
Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat besarnya nilai anggaran yang diduga disalahgunakan, yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan budaya di Jakarta. Kejati Jakarta berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam mengungkap kasus ini dan memastikan keadilan bagi negara serta masyarakat.
(N/014)
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Papua masih berada di atas ra
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) triwulan II tahun 2026 mulai cair pada pertengahan April. Bantuan
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap Paus Paus Leo XIV melalui unggahan di media sosialnya, T
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengakui Stadion Teladan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) menjelang gelaran P
OLAHRAGA
JAKARTA Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, buka suara usai JK dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan soal m
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke13 RI, Jusuf Kalla (JK), dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Mud
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke
NASIONAL
MEDAN Pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam merespons insi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak boleh digeneralisasi sebagai
NASIONAL