Dilema Finansial Media Online: IMO Sumut Sebut Berita Orisinal Kunci Jaga Independensi Pers
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
MEDAN - Komunitas Sedekah Jum'at (KSJ) dijadwalkan akan menggelar aksi unjuk rasa, Jumat (11/04/2025), menuntut agar polisi menangkap pegawai PT Inalum yang dilaporkan dalam kasus dugaan pencabulan.
Ketua Umum KSJ Saharuddin kepada BITVOnline, Kamis (10/04/2025) di Medan, menjelaskan, rencana aksi itu sudah dilaporkan ke Polda Sumut melalui surat KSJ Nomor: 74/KSJ-P/IV/2025 tanggal 5 April 2025.
Surat laporan rencana aksi tersebut, ditujukan kepada Kapolda Sumut cq Dirintelkam Polda Sumut, ditandatangani Saharuddin selaku Ketua Umum KSJ sekaligus sebagai penanggungnawab aksi.
Menurut Saharuddin, aksi tersebut direncanakan dimulai pukul 14.30 Wib dengan titik kumpul di Kantor PT Inalum Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara. Dari Kantor PT Inalum, selanjutnya akan bergerak menuju Mapolda Sumut.
Aksi tersebut direncanakan menghadirkan massa ratusan orang. Selain berorasi menyampaikan tuntutan, di dua lokasi aksi itu, juga akan dilakukan teatrikal yang ditampilkan anak-anak teater.
Menurut Saharuddin, aksi itu digelar elemen masyarakat yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan dan perlindungan terhadap anak. Aksi itu, kata Saharuddin, dalam rangka menuntut keadilan atas dugaan kasus pencabulan terhadap anak yang melibatkan oknum pegawai PT Inalum.
"Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan desakan terhadap aparat penegak hukum, agar memberikan perlindungan maksimal kepada korban, serta memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu," tegasnya.
Dalam aksi itu, mereka menuntut agar polisi segera menangkap pegawai PT Inalum yang menjadi terlapor dalam kasus pencabulan anak. Kemudian, agar menuntaskan penanganan kasus tersebut secara transparan dan akuntabel dalam waktu singkat.
KSJ juga meminta agar Kapolda Sumut memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Selain itu, juga meminta Dirpropam Polda Sumut memeriksa secara menyeluruh seluruh pihak yang terkait dalam penanganan kasus ini di jajaran Polres Batubara.
SATU BULAN LEBIH
Seperti diketahui, penanganan laporan kasus pencabulan anak perempuan usia 15 tahun di Polres Batubara, hingga kini belum jelas ujungnya. Padahal, kasus dugaan pencabulan ini dilaporkan ke Polres Batubara 16 Februari 2025.
Laporan dugaan kasus pencabulan itu sendiri, disampaikan SDW, warga Kabupaten Batubara ke Polres Batubara. Saat itu, laporan diterima Brigadir Polisi Kepala Rohandi Aldo S Harahap dan diketahui oleh Inspektur Polisi Dua, Jarukbal Sihaloho. Kepada polisi, SDW melaporkan bahwa, putrinya sebut saja Ira (15), diduga telah menjadi korban pencabulan seorang pria berinisial TTBP.
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
JAKARTA Irjen Pol Pasma Royce resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali setelah serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin
NASIONAL
JAKARTA Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik persyarat
POLITIK
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara menutup operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan be
KESEHATAN
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria berinisial PH alias Bapak Ica (29) ditangkap polisi setelah aksinya menghadang dan diduga memalak sopir truk di Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan vonis terhadap dua terdakwa kasus korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat realisasi program bedah rumah sebanyak 15.011 unit pada 2026. Upaya i
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan sejumlah potensi kerja sama investasi kepada Jepang, mulai d
EKONOMI
MEDAN Seorang pemuda bernama Ahlad (21) tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Kor
PERISTIWA