Indonesia vs Vietnam U-19: Andi Atmoko Optimis Garuda Muda Menang 2-1 di Laga Penentuan
MEDAN Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Deliserdang akan jadi saksi bisu laga panas penentuan Grup A Piala AFF U19 2026. Timnas U19
OLAHRAGA
bitvonline.com-Kasus kekerasan seksual di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dan menjadi perhatian serius masyarakat.
Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), pada tahun 2024 tercatat sebanyak 17.305 kasus kekerasan seksual, menjadikannya angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, angka tersebut diyakini masih jauh dari kenyataan di lapangan. Banyak kasus kekerasan seksual yang tidak pernah dilaporkan, karena korban memilih diam akibat berbagai tekanan dan ketakutan.
Berbagai Alasan Korban Enggan Melapor
Kriminolog dari University of New South Wales, Bianca Felborn, memaparkan sejumlah faktor utama yang menyebabkan korban pelecehan seksual enggan melapor ke pihak berwajib:
Takut Tidak Dipercaya
Banyak korban khawatir pengakuan mereka akan dianggap kebohongan, terutama karena kurangnya saksi atau bukti fisik. Mereka merasa sistem hukum cenderung mempersulit proses pembuktian, bukan mendukung korban.
Anggapan Sebagai Aib
Dalam budaya patriarkis yang masih kuat, korban sering kali dianggap mencemarkan nama baik keluarga. Akibat stigma ini, banyak korban lebih memilih bungkam daripada menerima cibiran masyarakat.
Tidak Menyadari Telah Menjadi Korban Kejahatan
Karena pengaruh budaya yang menormalisasi perilaku tidak pantas, sebagian korban bahkan tidak menyadari bahwa mereka telah mengalami kekerasan seksual.
Ancaman dari Pelaku
Banyak korban diintimidasi, terutama jika pelaku memiliki kekuasaan atau kedekatan personal. Ancaman fisik maupun sosial membuat korban merasa lebih aman jika memilih diam.
Pesimistis terhadap Proses Hukum
Proses hukum yang berbelit dan sering kali tidak memberikan keadilan menambah beban psikologis korban. Ketidakpercayaan terhadap sistem hukum menjadi alasan lain mereka enggan melapor.
Butuh Dukungan Sosial dan Reformasi Hukum
Fenomena ini menjadi bukti bahwa perlindungan hukum dan dukungan sosial terhadap korban kekerasan seksual masih sangat lemah. Perlu ada reformasi sistem peradilan serta kampanye masif untuk membangun lingkungan yang lebih empatik dan berpihak kepada korban.
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang aman agar para korban bisa bersuara tanpa rasa takut atau malu.*
(bs/J006)
MEDAN Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Deliserdang akan jadi saksi bisu laga panas penentuan Grup A Piala AFF U19 2026. Timnas U19
OLAHRAGA
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mengambil langkah baru dengan meningkatkan remunerasi atau bunga atas pengelolaan kas pemerintah. Kebijakan
EKONOMI
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), muncul konsep baru yang disebut AI Sandwich sebagai pendekatan agar ma
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA