DPR Sebut Blackout Sumatera Murni Gangguan Teknis, Bukan Sabotase
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR, Herman Khaeron, menilai pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera diseb
NASIONAL
JAKARTA -Polemik dugaan eksploitasi terhadap mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) mencuat ke publik.
Melalui kuasa hukumnya, Muhammad Sholeh, para mantan pemain sirkus melayangkan empat tuntutan kepada pihak Taman Safari Indonesia.
Dalam konferensi pers pada Sabtu (19/4/2025), Sholeh menyampaikan bahwa para korban menuntut agar pihak Taman Safari mengungkap asal-usul 60 mantan pemain sirkus yang diduga tidak mengetahui identitas serta silsilah keluarganya.
Mereka mengaku telah dipekerjakan sejak kecil dan hidup terisolasi dari dunia luar.
"Tuntutan pertama, buka asal-usul 60 mantan pemain sirkus ini. Ini tidak bisa tidak," ujar Sholeh.
Tuntutan kedua adalah pembentukan tim investigasi independen untuk menyelidiki dugaan keberadaan 'bunker' di lokasi Taman Safari yang diklaim sebagai tempat tinggal dan penyiksaan bagi para pemain sirkus di masa lalu.
"Menurut teman-teman, ada bunker di bawah tanah yang menjadi tempat tinggal dan juga lokasi penyiksaan. Itu berdasarkan pengakuan korban," tegasnya.
Tuntutan ketiga adalah pembentukan Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk mengadili kasus penyiksaan yang terjadi sejak tahun 1997.
Sholeh menegaskan bahwa pelanggaran HAM tidak mengenal daluwarsa, sehingga penting untuk mengusut kasus ini secara tuntas.
Tuntutan keempat, pihak korban meminta adanya ganti rugi atas eksploitasi dan kekerasan yang mereka alami sejak kecil hingga dewasa, tanpa pernah mendapatkan upah layak.
"Beberapa korban bahkan mengalami luka permanen. Wajar jika mereka menuntut kompensasi," ungkap Sholeh.
Menanggapi tudingan ini, Komisaris Taman Safari Indonesia sekaligus pendiri OCI, Tony Sumampau, membantah keras adanya praktik eksploitasi dan penyiksaan.
Menurutnya, pelatihan sirkus memang membutuhkan kedisiplinan tinggi, namun tidak sampai melakukan kekerasan.
"Kalau sampai dipukul pakai besi, itu tidak masuk akal. Itu hanya sensasi," ujar Tony saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Tony juga menuding adanya pihak provokator yang memanfaatkan mantan pemain sirkus untuk menyerang nama baik OCI.
Ia mengklaim telah mengantongi bukti adanya upaya pemerasan hingga lebih dari Rp 3,1 miliar, dan kini tengah menyiapkan langkah hukum terhadap pihak yang diduga terlibat.
"Kita tidak ingin melukai anak-anak, tapi dalangnya harus diusut," tegasnya.
Hingga kini, polemik ini masih terus bergulir dan menarik perhatian publik serta aktivis HAM.
Pemerintah pun didesak untuk turun tangan secara langsung dalam menyelidiki dan menyelesaikan kasus ini.*
(tb/a008)
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR, Herman Khaeron, menilai pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera diseb
NASIONAL
SOLO Lagu berjudul My Little Bolu Ketan dengan potongan lirik Mas Bahlil Ganteng viral di berbagai platform media sosial. Tidak hanya di
NASIONAL
DELI SERDANG Dua tim peserta Piala AFF U19, yakni Indonesia dan Vietnam, menjalani sesi latihan di Stadion Madya Atletik Sumatera Utara,
OLAHRAGA
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat memperingati Idul Adha 1447 Hijria
POLITIK
JAKARTA Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie mengungkapkan adanya perbedaan data terkait jumlah dugaan kasus korupsi yang menjer
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menggerebek delapan gudang penampungan kendaraan bermotor di Kabupaten Deli Serdang, Sum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri kembali menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan mene
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada periode perdagangan 2529 Mei 2026. Pelemahan indeks saham acuan di
EKONOMI
JAKARTA Kinerja ekspor minyak kelapa Indonesia dinilai masih menunjukkan ketahanan di tengah tekanan pasokan global dan fluktuasi produk
PERTANIAN AGRIBISNIS