Kemnaker Dorong Rekrutmen Pekerja Lansia, Apindo Ingatkan Risiko Jika Diterapkan Seragam
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai imbauan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) agar perusahaan memperluas kesempatan
NASIONAL
MEDAN -Seorang warga Kota Medan, berinisial DK, mengaku menjadi korban penipuan proyek fiktif oleh seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumatera Utara.
Oknum tersebut diketahui bernama Julia Fitri alias JF (41), yang berdinas di Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACKTR) Pemprov Sumut.
Menurut pengakuan DK kepada awak media, Sabtu (26/4/2025), penipuan ini bermula dari janji JF yang menawarkan proyek pengadaan rutin senilai Rp431 juta. Untuk mendapatkan proyek tersebut, DK diminta mengirimkan uang secara bertahap sejak Januari hingga Februari 2025. Total kerugian ditaksir mencapai Rp320 juta.
"Jika uang tidak saya kirim, JF mengatakan dana proyek tidak akan cair," ujar DK.
DK menambahkan bahwa JF kerap mengaku bertindak atas perintah atasannya yang ia sebut sebagai "Big Bos", diduga Kepala Bidang (Kabid) di dinas tersebut, yakni Edy Suparjan. Bahkan, JF sempat mengirimkan foto buku rekening atas nama Edy kepada DK sebagai bukti permintaan dana.
Dana yang diminta pun tidak hanya dikaitkan dengan proyek, namun juga alasan pribadi seperti keperluan perjalanan dinas ke Nias hingga biaya umrah.
DK telah mengantongi sejumlah bukti, termasuk surat pernyataan dari JF yang menjanjikan pengembalian dana pada 13 Maret 2025. Namun, hingga saat ini janji tersebut tak kunjung ditepati.
"Saya sudah menyiapkan laporan resmi ke Inspektorat Provinsi Sumut dan meminta Gubernur Sumut Bobby Nasution menindak tegas ASN yang menyalahgunakan jabatan," kata DK.
Di sisi lain, Julia Fitri mengakui telah menerima uang dari DK. Namun ia membantah melibatkan nama lain dalam aksinya.
"Iya, saya sendiri yang bertanggung jawab, tidak ada orang di belakang saya. Saya masih proses mengembalikan uang itu," ujar JF.
Ia pun membenarkan pernah mengirimkan foto rekening atas nama Edy Suparjan namun berdalih itu hanya "alasan".
Sementara itu, Edy Suparjan membantah semua keterlibatan dan menyebut tidak mengenal korban maupun mengetahui hubungan JF dengan DK.
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai imbauan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) agar perusahaan memperluas kesempatan
NASIONAL
LABUHANBATU Kasus dugaan penggelapan dana umat senilai Rp 28 miliar di Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, terus bergul
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Kabupaten Karo di Sumatera Utara dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan alam yang menonjol. Lanskap pegunungan, air ter
PARIWISATA
MAGELANG Presiden Prabowo Subianto menyebut para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seIndonesia sebagai patriot yang berorient
NASIONAL
BEIRUT Kelompok Hizbullah membantah keterlibatannya dalam serangan mematikan terhadap pasukan penjaga perdamaian Perserikatan BangsaBan
INTERNASIONAL
JAKARTA Besbarini, ibu dari mendiang penyanyi Vidi Aldiano, mengungkapkan rasa syukur memiliki menantu seperti Sheila Dara. Ia menilai S
ENTERTAINMENT
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Eddy Soeparno, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mengevalu
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, menyatakan pihaknya menaruh perhatian serius
PENDIDIKAN
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengembangkan penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan jaringan narkotik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menjadi salah satu skema pembiayaan yang banyak diminati pelaku usaha mikro, kecil, da
EKONOMI