Beberapa hari sebelum kejadian, mantan suami Yana, yang berinisial W alias Botak, sempat menghubungi seorang terapis lain. Namun, Maya tidak mengetahui isi percakapan tersebut.
"Sebelum kejadian dia nelpon. Tapi nggak tau lah apa pembicaraannya. Saya juga dengar-dengar kalau mantan suaminya itu nelpon," ujar Maya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai kasus ini.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, belum merespons konfirmasi, sementara Kanit Pidum Iptu Muhammad Hafizullah membenarkan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
"Benar, masih Lidik," ujar Hafizullah.
Sebelumnya, jasad Yana ditemukan oleh Winda, rekan sesama terapis dari tempat usaha berbeda, yang datang untuk mengembalikan kursi plastik pinjaman yang ada di tempat usaha Yana.*