BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

Polrestabes Medan Umumkan Hasil Autopsi Bayi Hasil Inses yang Dikirim Lewat Ojol di Medan

- Rabu, 14 Mei 2025 09:47 WIB
Polrestabes Medan Umumkan Hasil Autopsi Bayi Hasil Inses yang Dikirim Lewat Ojol di Medan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Polrestabes Medan telah mengungkap hasil autopsi terhadap bayi yang ditemukan meninggal dunia dalam paket yang dikirim menggunakan jasa ojek online (Ojol) oleh pasangan pelaku Reynaldi alias R (24) dan adiknya Najma Hamida alias NH (21).

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengungkapkan, hasil autopsi luar menunjukkan adanya resapan darah di kepala bayi tersebut.

Meskipun hasil DNA belum keluar, penyidik masih mendalami apakah kondisi tersebut terkait dengan kekerasan atau akibat dari proses kelahiran.

"Bayi ditemukan dalam keadaan meninggal saat tiba di lokasi pengantaran pada Kamis (8/5/2025). Saat ini, kami masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut," kata Gidion.

Sebelumnya, diberitakan bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan sedarah (inses) antara NH dan R. Pelaku mengirimkan bayi yang baru saja meninggal dengan menggunakan ojek online menuju Masjid Jamik di Jalan Ampera III, Medan Timur. Motif pelaku adalah agar bayi tersebut ditemukan oleh marbot masjid dan dikuburkan di dekat kuburan.

Reynaldi dan Najma diketahui tidak tinggal bersama, namun sering melakukan hubungan terlarang. Bayi yang dilahirkan secara prematur pada 3 Mei 2025, sempat mendapatkan perawatan medis di RS Delima Martubung sebelum akhirnya meninggal dunia pada 7 Mei 2025.

Pihak kepolisian akan terus mendalami proses kelahiran yang dilakukan secara mandiri oleh Najma, yang sebelumnya mengaku melahirkan dan membersihkan bayi tersebut sendiri di Barak Tambunan Sicanang, Medan Belawan.

Polisi juga akan memeriksa apakah ada tindak kekerasan yang menyebabkan kematian bayi tersebut.

Kedua pelaku, Reynaldi dan Najma, kini telah ditahan di Polrestabes Medan dan akan segera menjalani proses hukum lebih lanjut.*

(dc/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru