APEKSI Minta Pemda Dilibatkan dalam Program MBG: Kami Tak Pernah Tahu SPPG Dibangun di Mana
MEDAN Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) meminta pemerintah pusat melibatkan pemerintah daerah dalam pel
NASIONAL
JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai lebih dari Rp24 miliar dan tujuh bidang tanah di wilayah Bogor dan sekitarnya dengan nilai taksiran mencapai Rp70 miliar.
Penyitaan ini terkait dengan kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan PT IAE.
"Selama April hingga Mei 2025, penyidik telah melakukan penyitaan uang dan tanah," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan resmi, Senin (26/5).
Rincian penyitaan berupa uang sebesar US$1.523.284 (setara Rp24 miliar lebih) dan tujuh bidang tanah seluas 31.772 meter persegi.
Sebelumnya, KPK juga telah menyita uang pengembalian kerugian negara sekitar US$1,42 juta dan beberapa bidang tanah seluas lebih dari 3 hektare di wilayah Jabodetabek.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya asset recovery untuk memulihkan keuangan negara secara optimal, kata Budi.
Kasus ini melibatkan dua tersangka, yakni Danny Praditya, mantan Direktur Komersial PT PGN periode 2016-Agustus 2019, dan Iswan Ibrahim, mantan Direktur Utama PT Isargas (2011–2024) sekaligus Komisaris PT IAE (2006–2024).
Kasus berawal dari penetapan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) PT PGN tahun 2017 yang tidak mencantumkan rencana pembelian gas dari PT IAE.
Namun pada Agustus 2017, Danny Praditya memerintahkan timnya melakukan negosiasi dengan PT IAE terkait kerja sama gas.
Dalam pembahasan, pihak Isargas Grup meminta uang muka sebesar US$15 juta yang akan digunakan untuk melunasi utang pihak ketiga.
Uang muka ini dilaporkan oleh Adi Munandir, staf marketing PGN, kepada Danny Praditya.
Setelah itu, meski kajian pembelian gas semestinya dilakukan oleh bagian Pasokan Gas, Danny memerintahkan Tim Marketing PGN untuk membuat kajian internal terkait pembelian gas dari PT IAE.
MEDAN Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) meminta pemerintah pusat melibatkan pemerintah daerah dalam pel
NASIONAL
JAKARTA Indonesia masih menghadapi penyusutan lahan sawah dalam jumlah besar setiap tahun. Kondisi ini dinilai menjadi ancaman serius te
PERTANIAN AGRIBISNIS
BOGOR Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan industri pers di tengah pesatnya
NASIONAL
BATU BARA Aliansi Pemuda Desa Bersatu Indonesia (APDESU Indonesia) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan evaluasi menyelu
PENDIDIKAN
VANCOUVER Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 20 pada pertandingan babak
OLAHRAGA
JAKARTA Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita, menolak usulan pemberian hak keuangan tambahan bagi kepala daera
NASIONAL
RUSIA Rusia mulai mengimpor bensin dari India untuk mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di dalam negeri. Krisis tersebu
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Langkat, Syah Afa
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua BaratOrganisasi Papua Merdeka (TPNPBOPM)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia bukanlah sebuah beb
HUKUM DAN KRIMINAL