Torpedo FC Menang 3-1 atas Sinar Muda FC, Lolos ke Semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17!
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
MEDAN – Permainan judi berkedok hiburan atau lebih popular disebut judi batu goncang, hingga kini masih beroperasi di Komplek Cemara Asri, Jalan Cemara Medan. Lokasi judi ini dikawal sejumlah pria berbadan tegap dan dengan kasar melarang wartawan mengambil gambar.
Masyarakat menduga, pengelola judi yang berlokasi di sebuah food court Komplek Cemara Asri itu, telah memiliki "setoran wajib" kepada aparat keamanan.
"Bila tidak memberi setoran, mana mungkin lokasi judi batu goncang Komplek Cemara Asri ini bisa bertahan beroperasi? Karena pada 30 April 2025 malam lalu, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut telah menggerebak lokasi permainan judi serupa di Plaza Yanglim, Sei Rengas, Kecamatan Medan Area, Medan. Lalu, kenapa yang di Komplek Cemara ini dibiarkan beroperasi?" tegas salah seorang sumber BITVOnline.com, Jumat (30/05/2025).
Food court spesialis tempat permainan judi batu goncang di Komplek Cemara Asri ini, beroperasi setiap malam. Menurut pantauan BITVOnline.com, Kamis (29/05/2025) malam, tampak pengunjung sangat ramai.
Ratusan pengunjung yang mayoritas etnis Tionghoa itu, memadati lokasi food court yang sangat luas dan memanjang hingga ke belakang. Mereka tampak asyik dan tekun memperhatikan angka dalam kupon di atas meja, sembari menyimak lagu yang dinyanyikan oleh seseorang melalui pengeras suara diiringi musik.
Sesekali musik dan lagu berhenti, setelah ada yang berteriak dan berlari maju ke depan untuk menukarkan kupon. Mereka terlihat bermain sangat aman dan nyaman dengan pengawalan ketat sejumlah pria berbadan tegap yang selalu memasang mata tajam di pintu masuk food court, tempat lokasi judi.
Para "pria pengawas" itu, sebagian terlihat duduk di depan pintu food court. Sebagian lagi aktif mobile (berkeliling) di sekitar lokasi food court. Para pria tersebut tampak selalu waspada terhadap setiap orang yang datang yang dianggap mencurigakan.
Tim wartawan BITVOnline.com yang datang ke lokasi, misalnya, tidak sempat duduk berlama-lama. Bahkan, belum sempat pesan minum, wartawan itu langsung didatangi sejumlah pria berbadan tegap pengawas lokasi judi tersebut, dan menggiring wartawan BITVOnline.com ke luar dari dalam food court, lokasi judi tersebut.
Para pria pengawas lokasi judi itu, kemudian dengan kasar meminta agar wartawan BITVOnline.com menghapus foto dari dalam handphone milik wartawan. Sempat terjadi perdebatan. Karena pria pengawas lokasi judi itu, tanpa hak memaksa untuk menghapus foto dari dalam kamera handphone.
Ketika identitas pria yang melarang mengambil foto itu ditanya, dia tidak menjawab. "Abang tidak perlu tahu saya siapa. Kenapa ambil video tadi?" sergah pria itu dengan kasar.
MENGAKU MEMILIKI IZIN
Setelah perdebatan mereda, seorang pria diduga sebagai pimpinan pengawas kawasan judi batu goncang itu, mengklaim bahwa lokasi judi batu goncang di Komplek Cemara Asri tersebut telah memiliki izin.
"Ini ada izinnya, Bang," tegas pria itu meyakinkan. Sayangnya, pria yang menolak untuk menyebut identitasnya itu, tidak menjelaskan instansi mana di jajaran Pemko Medan yang memberi izin pengoperasian judi batu goncang di Komplek Cemara Asri tersebut.
Anehnya, meski mengaku memiliki izin, akan tetapi para pria tersebut ternyata sangat marah ketika lokasi judi itu difoto. "Kalau memiliki izin, kenapa mereka takut lokasi judi itu difoto?" tanya seorang sumber.
Kepada wartawan, pria pengawas lokasi judi itu juga berdalih, para pemain judi yang datang ke lokasi itu sekarang sedang sepi. "Sekarang lagi sepi ini, Bang," jelasnya.
Pantauan BITVOnline.com, saat itu ratusan orang terlihat memadati lokasi perjudian tersebut. Dari banyaknya jumlah pengunjung yang datang, menggambarkan omset judi batu goncang Komplek Cemara Asri ini mencapai ratusan juta setiap malam.
Jumlah omset ini diperkirakan akan lebih banyak lagi, bila pada malam Sabtu dan malam Minggu. Sebab, pada dua malam itu, jumlah pengunjung akan lebih banyak lagi dari malam biasa.*
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
JAKARTA Bareskrim Polri tengah mendalami kasus jaringan jual beli emas hasil tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Danke Rajag
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memimpin kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan
NASIONAL
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Kabupaten Semarang pa
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa terdapat 16 orang ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Analis Kebijakan Publik, Said Didu, berpendapat bahwa perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah (Timteng) lebih banyak membaw
NASIONAL
JAKARTA Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFI
SOSOK
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (B
EKONOMI