Mendagri Ungkap Kemiskinan Papua Masih di Atas Nasional, Papua Selatan Justru Naik
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Papua masih berada di atas ra
NASIONAL
JAKARTA– Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan pengamanan situs judi online di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Salah satu terdakwa, Muhammad Abindra Putra Tayip, mengungkap bahwa para pelaku menggunakan grup Telegram bernama Service AC untuk berkoordinasi dalam menjalankan aksinya.
Pengakuan itu disampaikan Abindra saat dihadirkan sebagai saksi mahkota dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (11/6/2025).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) milik Abindra yang menyebut aktivitas dalam grup Telegram tersebut.
"Saya bacakan untuk poin 17 di BAP saudara Abindra. 'Bahwa setelah website-website judi online tersebut disetujui oleh Ketua Tim maka saya ataupun saudara Radika yang shift kerjanya akan melakukan rekap melalui file Google Sheet akan kami ubah menjadi file berbentuk .txt. Selanjutnya kami kirim ke grup Service AC.' Saudara masuk di grup Service AC?" tanya jaksa.
"Masuk," jawab Abindra.
Jaksa kemudian menanyakan fungsi grup tersebut. Abindra menyebut, grup Service AC merupakan sarana koordinasi untuk mengirim laporan pemblokiran situs-situs judi online yang ditangani oleh tim internal.
Ia menjelaskan, anggota grup tersebut antara lain dirinya sendiri, Adhi Kismanto, Syamsul Arifin, dan Radyka Prima Wicaksana.
Situs-situs yang akan diblokir direkap terlebih dahulu, kemudian dikirim ke grup sebelum disaring oleh Adhi Kismanto sebagai pemberi persetujuan akhir.
Namun, jaksa mengungkap temuan lain dari BAP Abindra, yakni perintah untuk menjaga agar situs-situs judi online yang sudah "menyetor" tidak ikut diblokir.
Menurut Abindra, grup Service AC telah dihapus pada 20 Oktober 2024, malam saat salah satu pelaku, Denden, ditangkap aparat.
"Siapa yang menghapus grup itu?" tanya jaksa.
"Saya," jawab Abindra.
"Siapa yang perintahkan?" lanjut jaksa.
"Saudara Adhi Kismanto," jawab Abindra.
"Kenapa harus dihapus?" tanya jaksa kembali.
"Karena malam itu saudara Denden ditangkap," jelas Abindra.
Saat jaksa mendalami apakah penghapusan itu untuk menghilangkan barang bukti, Abindra mengaku tidak mengetahui motif pastinya dan hanya menjalankan perintah.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan oknum internal Kominfo yang seharusnya bertugas memberantas konten judi online, namun justru diduga menjadi bagian dari sindikat pengamanan situs tersebut.*
(kp/a008)
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan tingkat kemiskinan di seluruh wilayah Papua masih berada di atas ra
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) triwulan II tahun 2026 mulai cair pada pertengahan April. Bantuan
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap Paus Paus Leo XIV melalui unggahan di media sosialnya, T
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengakui Stadion Teladan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) menjelang gelaran P
OLAHRAGA
JAKARTA Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, buka suara usai JK dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan soal m
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke13 RI, Jusuf Kalla (JK), dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Mud
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke
NASIONAL
MEDAN Pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam merespons insi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak boleh digeneralisasi sebagai
NASIONAL