Ketika dikonfirmasi oleh awak media pada Rabu (27/8), AKBP Bayu Putro Wijayanto tidak memberikan bantahan tegas terkait keterlibatan anggotanya dalam insiden tersebut. Ia hanya menjawab singkat:
"Dicek dulu."
Sikap yang dianggap tidak tegas itu memicu kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat, termasuk aktivis HAM dan organisasi mahasiswa.
Desakan Investigasi Transparan
Berbagai organisasi masyarakat sipil dan netizen di media sosial menyerukan investigasi transparan dan menuntut penegakan hukum terhadap oknum aparat yang terlibat. Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan internal kepolisian terhadap tindakan kekerasan di lapangan.
Insiden ini kembali membangkitkan diskusi publik soal akuntabilitas aparat kepolisian dalam mengamankan aksi demonstrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM).
Pihak berwenang diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi, mengusut tuntas kekerasan ini, serta menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu.*