
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalTAPSEL - Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra Batubara (42), melaporkan anaknya yang menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah teman sekolahnya ke Polres Tapanuli Selatan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/26-4/VIII/2025/SPKT/POLRES TAPANULI SELATAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Peristiwa ini bermula pada Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 14.00 WIB di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayurmatinggi. Menurut pengakuan korban yang berinisial NM, saat pulang sekolah ia ditemukan dalam keadaan menangis oleh ayahnya. Korban mengungkapkan bahwa dirinya dianiaya oleh lima orang teman sekolahnya dari MTSN 4 Tapanuli Selatan. Salah satu pelaku yang dikenal korban adalah Aidil, temannya di kelas.
Kronologi kejadian bermula saat Aidil mengambil peci korban dan melemparkannya ke tengah lapangan. Aksi tersebut mendapat teguran dari wali kelas Rosida Hasibuan. Diduga merasa tersinggung, Aidil kemudian mengajak teman-temannya untuk melakukan penganiayaan terhadap korban.
Baca Juga:
Akibat aksi tersebut, korban mengalami luka-luka serius. Pangkal hidung korban lebam, bibir bagian dalam lecet dan bengkak, serta kepala bagian belakang kiri membengkak. Pipi kiri korban juga tampak bengkak.
Kuasa hukum korban, Adnan Buyung Lubis, SH, menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. "Kami menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada Polres Tapanuli Selatan, namun kami yakin mereka akan bekerja secara profesional dan menindaklanjuti laporan ini sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Adnan.
Baca Juga:
Sementara itu, Adil Syahputra Batubara, ayah korban, berharap besar agar anaknya mendapatkan keadilan dari proses hukum ini. "Harapan saya, anak saya mendapatkan keadilan," kata Adil dengan nada penuh harap.
Proses penyelidikan kini tengah berjalan, dengan pihak kepolisian memanggil saksi-saksi dan para terlapor untuk dimintai keterangan. Pihak sekolah juga diharapkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.*
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik