Camat Sei Kepayang Barat Pantau Pembangunan RTLH di Desa Sei Jawi-Jawi, Tujuh Rumah Dapat Bantuan
ASAHAN Camat Sei Kepayang Barat, Rahmat Hidayat Dalimunthe, melakukan monitoring pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di De
PEMERINTAHAN
NGAWI – Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Uswatun Khasanah (29), seorang sales promotion girl (SPG) kosmetik asal Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Mayat korban sebelumnya ditemukan dalam koper merah tanpa kepala dan kaki sebagian di wilayah Ngawi. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Farman, mengonfirmasi penangkapan pelaku pada Minggu (26/1/2025).
“Alhamdulillah, pelaku mutilasi berhasil kami tangkap tadi malam sekitar pukul 24.00 WIB,” ujar Kombes Pol Farman. Meski begitu, ia belum membeberkan identitas pelaku dan kronologi penangkapan. “Lengkapnya nanti kami rilis,” tambahnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga merupakan seorang pria asal Tulungagung.
Ia diketahui memiliki rekam jejak sebagai penjual mobil bodong, seperti mobil kredit dan gadai. Penangkapan pelaku melibatkan kerja sama antara Satreskrim Polres Ngawi, Ditreskrimum Polda Jatim, serta Satreskrim jajaran Polda Jatim. Korban, Uswatun Khasanah, dikenal sebagai pekerja lepas yang bekerja sebagai SPG kosmetik sekaligus pemandu lagu.
Selama ini, ia sering berpindah-pindah lokasi sesuai permintaan klien. Korban tinggal di sebuah kos di Kelurahan Kenayan, Tulungagung, dengan biaya sewa Rp1.200.000 per bulan. Menurut penjaga kos, korban terakhir terlihat pada Minggu (19/1/2025) saat pergi menggunakan mobil Suzuki Ertiga miliknya. Mobil tersebut masih dalam status kredit. Korban juga diketahui telah menikah tiga kali secara resmi maupun siri.
Dari pernikahan sebelumnya, korban memiliki dua anak yang masing-masing berusia 10 dan 7 tahun. Namun, keberadaan suami ketiganya, pria asal Tulungagung, tidak diketahui sejak setahun terakhir. “Setahunan ini, saya tidak pernah bertemu suami anak saya. Lebaran tahun lalu juga tidak datang ke rumah,” kata ayah korban, Nur Khalim. Mayat Uswatun ditemukan di dalam koper merah dengan tubuh yang tidak utuh, tanpa kepala dan sebagian kaki.
Sebelumnya, korban sempat mengunggah foto dirinya berbaju merah di media sosial TikTok sekitar tujuh hari sebelum ditemukan tewas. Korban juga sering membagikan momen bersama seseorang bernama “Nopa,” yang diduga memiliki hubungan dekat dengannya. Polisi hingga kini masih mendalami motif pelaku dan mengumpulkan bukti lebih lanjut. (trbn)
(christie)
ASAHAN Camat Sei Kepayang Barat, Rahmat Hidayat Dalimunthe, melakukan monitoring pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di De
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang kembali turun langsung menemui masyarakat melalui program Jelaja
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pask
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan isi pembicaraan dalam pertemuan tertutup ant
EKONOMI
PEMALANG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri aset yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada Sabtu, 1 Agustus
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar masyarakat kembali menggunakan atap rumah berbahan alami seperti ijuk dan rumbia seba
NASIONAL
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendapat sambutan antusias dari masyarakat saat menghadiri kegiatan Car Fre
POLITIK
JAKARTA Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise. K
OLAHRAGA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL