BREAKING NEWS
Minggu, 13 September 2026

Tak Perlu Tunggu 5 Tahun! Prof Ryaas Rasyid Nilai Pemerintahan Prabowo Sudah Gagal Total: Tim Tidak Bekerja & Ekonomi Parah

Dharma - Minggu, 13 September 2026 09:03 WIB
Tak Perlu Tunggu 5 Tahun! Prof Ryaas Rasyid Nilai Pemerintahan Prabowo Sudah Gagal Total: Tim Tidak Bekerja & Ekonomi Parah
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pakar politik dan ilmu pemerintahan Prof Ryaas Rasyid menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah menunjukkan tanda-tanda kegagalan. Menurutnya, penilaian tersebut tidak harus menunggu pemerintahan berjalan hingga lima tahun.

Ryaas mengatakan pola kerja dan kinerja pemerintah yang terlihat sejak awal sudah dapat menjadi indikator untuk menilai arah pemerintahan ke depan. Dia mengibaratkan hal tersebut seperti seorang ahli sepak bola yang dapat membaca kecenderungan hasil pertandingan sejak awal.

"Kalau begini terus iya (pemerintahan Prabowo akan gagal). Banyak faktor sebenarnya, dan itu publik sudah tahu," ujar Ryaas, dikutip Minggu (13/9/2026).

Baca Juga:

Dia menilai seorang ahli tidak perlu menunggu seluruh pertandingan berakhir untuk mengetahui kemungkinan hasilnya. Menurut Ryaas, pola yang sama juga dapat digunakan untuk melihat jalannya sebuah pemerintahan.

"Saya ini kan ahli pemerintahan, ahli politik. Sama dengan kalau ahli sepak bola melihat pertandingan sepak bola itu tidak perlu menunggu sampai babak kedua selesai baru dia tahu siapa menang," katanya.

Ryaas bahkan menyebut kondisi pemerintahan saat ini sudah masuk kategori gagal menurut penilaiannya. Dia mengatakan perubahan mendasar perlu dilakukan agar persoalan tersebut tidak terus berlanjut.

"Sekarangnya sudah gagal. Jadi kalau tidak dikoreksi, akan gagal terus sampai di ujung. Makanya harus dikoreksi. Dan dikoreksi ini tidak gampang," ujar Ryaas.

Menurutnya, salah satu persoalan yang membuat perbaikan sulit dilakukan adalah adanya resistensi terhadap kritik. Ryaas menilai pihak yang sedang berkuasa tidak mudah menerima kritik maupun koreksi dari luar.

"Sehingga saya cepat saja menyimpulkan. Dan tidak mungkin lagi ditolong. Dia harus menolong dirinya sendiri," katanya.

Ryaas juga mengkritik kinerja jajaran pemerintahan yang dinilainya belum menunjukkan hasil terukur. Dia menilai tim pemerintahan belum terlihat bekerja secara optimal.

"Kinerja pemerintahan rendah, timnya tidak bekerja dengan baik. Sekarang ini pemerintahan kita cuma ada presiden, timnya tidak kelihatan, tidak bekerja, tidak nampak prestasi yang bisa diukur," tegasnya.

Kritik Ryaas turut menyentuh kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan. Dia menyoroti nilai tukar, ekspor, serta persoalan pengangguran yang menurutnya menunjukkan adanya masalah serius.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
"2 Hal Ini Gak Dilakukan Prabowo", Hendri Satrio Sebut Gibran Minta Maaf ke Korban MBG Warisi Gaya Politik Jokowi
"Fokus Kita Bantu Mereka Pulih", Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif ke Korban Keracunan MBG Karo
Eks Penasihat KPK Skakmat Program MBG: Desak Evaluasi Total, Sentil Nasib Guru Honorer, hingga Wanti-Wanti Gurita Korupsi Politik
Sempat Suapi Langsung dan Beri Semangat, Bobby Nasution Berangkatkan Korban Keracunan MBG Karo ke RSCM Jakarta
Tembus 424 Orang! Korban Keracunan Massal MBG di Pati Melonjak, Pemkab Tegaskan Status KLB Belum Dicabut
"Jangan Cuma Cari Penyebab, Pastikan SOP Dijalankan Benar", DPR Desak Evaluasi Total usai 352 Siswa Lombok Tengah Keracunan MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru