BREAKING NEWS
Minggu, 13 September 2026

Viral di Medsos, 12 Rumah dan Kendaraan Dirusak-Dijarah di 3 Desa Humbahas, 8 Warga Terluka

Nurul - Minggu, 13 September 2026 11:36 WIB
Viral di Medsos, 12 Rumah dan Kendaraan Dirusak-Dijarah di 3 Desa Humbahas, 8 Warga Terluka
Polisi mengungkap delapan orang mengalami luka-luka dalam kasus perusakan dan penjarahan rumah warga di Desa Matiti, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

HUMBANG HASUNDUTAN - Polisi mengungkap delapan orang mengalami luka-luka dalam kasus perusakan dan penjarahan rumah warga di Desa Matiti, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Kasus tersebut sebelumnya viral di media sosial.

Kasi Humas Polres Humbang Hasundutan Bripka Jafar Simanjuntak mengatakan delapan korban merupakan pemilik rumah dan keluarga Opung Patar Munte.

"Sebanyak delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka," kata Jafar, Minggu (13/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Jafar, para korban telah mendapatkan pengobatan. Mereka juga telah membuat laporan polisi terkait peristiwa perusakan dan penjarahan tersebut.

"Sejauh ini tim masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti yang lengkap," ujarnya.

Polisi juga meminta para pelaku perusakan yang terlibat dalam kejadian tersebut menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah rumah warga di Desa Matiti dirusak dan dijarah oleh orang tak dikenal (OTK) beredar di media sosial. Dalam video tersebut, disebutkan terdapat sejumlah rumah yang menjadi sasaran aksi.

Selain rumah, sebuah warung milik warga juga tampak mengalami kerusakan. Sejumlah uang dan barang dagangan di dalam warung diduga diambil oleh pelaku.

Beberapa rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan. Kaca rumah pecah, sementara sejumlah barang di dalamnya tampak hancur dan diduga turut diambil.

Tak hanya rumah, satu unit bus, satu mobil pribadi, dan satu truk yang berada di sekitar lokasi juga disebut dibalikkan oleh kelompok pelaku.

Dalam narasi video yang beredar, disebutkan ada 12 rumah di tiga desa di Kecamatan Dolok Sanggul yang mengalami kerusakan. Ketiga desa tersebut yakni Desa Matiti, Desa Lapo Batu, dan Desa Sarsiantar.

"Ada 12 rumah. Mobil dibalikkan semua, mobil bus dibalikkan dan mobil minibus. Uang di laci tidak ada lagi sisa, dicuri uang jualan. Ini kan posisinya warung dagangan, yang lain juga dicuri," kata seseorang dalam narasi video tersebut.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Anggota Ormas! Terkuak Profil 3 Pembunuh Pedagang Cermin Saat Kerusuhan DPR Ternyata Pekerja Serabutan
Massa Aksi Diduga Diserang OTK di Capital Building Medan, GM FKPPI Desak Polisi Tangkap Penonton Gelap hingga Aktor Intelektual
440 Orang Tewas dalam 2.271 Kecelakaan, Kapolda Aceh Dorong Digitalisasi dan Konsep "Polantas Karib" untuk Cegah Angka Terus Naik
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 2 PJU dan 5 Kapolres, Ini Daftar Pejabat Barunya
Siswa Terus Jadi Korban, Komnas HAM Desak Dapur Makan Bergizi Gratis Disetop dan Diusut Tuntas
Lempari Polisi dengan Batu Saat Penangkapan Terduga Pengedar Sabu, Dua Warga Medan Terancam Pasal Berlapis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru